SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku, wilayahnya belum memerlukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) darurat.
Edy mengaku, saat ini penanganan Covid-19 masih bisa dilakukan dengan penyekatan-penyekatan kegiatan.
"Sumut bukan PPKM darurat, untuk itu dilakukan penyekatan-penyekatan daerah khusus," kata Edy, Jumat (2/7/2021).
Edy mengatakan, penyekatan akan dilakukan di zona merah hingga ke tingkat RT dengan melakukan perbaikan fasilitas kesehatan.
"Sehingga kita harapkan ada perbaikan situasi dari yang zona merah ke zona orange, hingga berubah ke zona hijau," ujarnya.
Saat ini Sumut masih menerapkan PPKM Mikro di seluruh wilayah. Ia berharap, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan untuk menekan angka penyebaran Covid-19.
"Yang terpenting masyarakat tetap taat dan mematuhi anjuran dalam pelaksanaan PPKM Mikro dengan selalu menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan. Selain itu tetap konsumsi makan bergizi agar daya tahan tubuh baik," ungkapnya.
Berdasarkan data yang diperoleh dari aku instagram resmi Pemprov Sumut di @infosumut, angka penyebaran Covid-19 di Sumut meningkat 115 persen selama 4 pekan terakhir.
Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada periode 22 Juni hingga 28 Juni 2021 sebanyak 1.366 kasus. Hal itu diduga lantaran masyarakat yang masih abai terhadap penerapan protokol kesehatan.
Baca Juga: Bantu Polisi, Satpol PP Ikut Telusuri Dugaan Pesugihan Sosialita di Kebayoran Lama
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
-
PPKM Darurat Jawa Bali: Arak-arakan, Konvoi Kendaran dan Takbiran di Masjid Dilarang
-
Menag: Sholat Idul Adha dan Takbiran Keliling Dilarang Selama PPKM Darurat Jawa-Bali
-
Menag Putuskan Meniadakan Salat Idul Adha dan Takbiran Selama PPKM Darurat
-
Tak Laksanakan PPKM Darurat Kepala Daerah Terancam Diberhentikan, Ganjar: Setuju!
-
Semua Objek Wisata Bantul Tutup Selama PPKM Darurat, Halim: Wisatawan Bandel akan Ditindak
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Driver Ojol di Medan Tewas Tertabrak Kereta Api, Korban Terpental ke Kandang Ternak
-
Smartfren Fun Run 5G Medan Dukung Gaya Hidup Sehat dan Perkuat Pengalaman Digital
-
Isu Asesmen Jabatan di Pemkot Medan Picu Polemik, Ansor Soroti Kinerja Wali Kota
-
Dokter Mogok Massal, 13 Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup
-
Mobil Listrik Bekas Semurah Motor? Ini Daftar EV yang Layak Dipertimbangkan