- China menjadi tujuan ekspor terbesar Sumatera Utara periode Januari–April 2026 dengan nilai mencapai 738,42 juta dolar AS.
- Komoditas lemak dan minyak hewan atau nabati menjadi penyumbang nilai ekspor tertinggi yakni sebesar 1,67 miliar dolar AS.
- Nilai ekspor Sumatera Utara pada April 2026 mengalami peningkatan signifikan sebesar 46,29 persen dibandingkan bulan Maret 2026.
SuaraSumut.id - Kinerja perdagangan luar negeri Sumatera Utara menunjukkan tren yang sangat positif sepanjang empat bulan pertama tahun 2026.
Berdasarkan data terbaru BPS Sumut, China atau Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor terbesar bagi Sumatera Utara selama periode Januari hingga April 2026.
"Tujuan ekspor terbesar Sumatera Utara adalah Tiongkok dengan nilai 738,42 juta dolar AS atau berkontribusi 17,41 persen terhadap total ekspor," kata Kepala BPS Sumut Asim Saputra, melansir Antara, Kamis, 4 Juni 2026.
Lalu, Amerika Serikat menjadi negara tujuan ekspor terbesar berikutnya dengan nilai 585,07 juta dolar AS, disusul India sebesar 297,98 juta dolar AS.
Ketiga negara tersebut memberikan kontribusi sebesar 38,23 persen terhadap total ekspor Sumatera Utara. Selain itu, sekitar 39,60 persen ekspor Sumatera Utara bertujuan ke kawasan Asia di luar ASEAN.
Ia mengatakan komoditas dengan pangsa ekspor terbesar selama Januari-April 2026 adalah lemak dan minyak hewan/nabati dengan nilai 1,67 miliar dolar AS atau 39,39 persen dari total ekspor. Kemudian berbagai produk kimia menyumbang 738,42 juta dolar AS atau 17,41 persen.
"Nilai ekspor Sumatera Utara pada April 2026 mencapai 1,27 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan Maret 2026 yang sebesar 869,97 juta dolar AS atau naik 46,29 persen," katanya.
BPS Sumut juga mencatat nilai impor selama Januari-April 2026 mencapai 1,86 miliar dolar AS atau meningkat 8,29 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang sebesar 1,72 miliar dolar AS.
Berdasarkan golongan penggunaan barang, nilai impor barang konsumsi meningkat 40,38 persen secara tahunan, sedangkan impor bahan baku/penolong naik 8,70 persen.
Baca Juga: Takut Tawuran Diviralkan Jadi Alasan Pria di Tembung Tendang Perut Wanita Hamil
Menurut negara asal, impor terbesar Sumatera Utara selama Januari-April 2026 berasal dari Tiongkok dengan nilai 489,69 juta dolar AS atau 26,32 persen dari total impor. Selanjutnya Singapura sebesar 285,93 juta dolar AS atau 15,37 persen dan Malaysia 227,07 juta dolar AS atau 12,20 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Korban Ketiga Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan, Total 3 Tewas
-
1 Lagi Korban Ledakan Rumah Mewah di Medan Ditemukan Tewas
-
BRI Perkuat Sinergi dengan OJK dan Kemkomdigi Berantas Scam serta Judi Online
-
Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, 1 Ditemukan Tewas
-
Ledakan di Grand Polonia Medan: Diduga Kebocoran Pipa Gas Tanam