- Dua pria bernama Zulyarham dan Julfikar ditangkap Polrestabes Medan karena menganiaya wanita hamil serta suaminya di Tembung.
- Pelaku menendang perut korban dan menodongkan senjata air gun karena takut aksi tawuran direkam oleh korban.
- Polisi telah menahan kedua tersangka beserta barang bukti untuk diproses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan berlaku.
SuaraSumut.id - Dua pria bernama Zulyarham dan Julpikar ditangkap polisi karena menendang perut wanita hamil dan menganiaya suami korban.
Peristiwa terjadi di Jalan Baru Pasar 7, Kecamatan Medan Tembung. Aksi keduanya viral di media sosial. Begini tampang kedua pria garang tersebut setelah ditangkap polisi.
Dari video yang dilihat, Kamis 4 Juni 2026, kedua tangan pelaku terlihat diborgol saat digelandang ke dalam gedung Satreskrim Polrestabes Medan. Salah satu pelaku terlihat tidak memakai baju.
Sementara itu, salah satu polisi berpakaian preman yang menggelandang pelaku terlihat menunjukkan senjata air gun yang disita dari pelaku.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, awalnya korban menghentikan kendaraanya dekat terowongan bawah rel.
Hal itu dikarenakan di atas rel sedang terjadi tawuran.
"Menurut pengakuan pelaku, mereka meminta korban untuk segera melanjutkan perjalanan. Namun korban memilih tetap berhenti karena situasi di atas rel dinilai tidak aman," katanya, Kamis, 4 Juni 2026.
Julfikar melihat korban mengeluarkan telepon genggam yang diduga akan digunakan untuk merekam tawuran tersebut. Pelaku yang emosi lalu menendang perut wanita hamil tersebut.
Kemudian, Julpikar kembali ke bengkel untuk mengambil pistol jenis air gun yang digunakan untuk menakut-nakuti korban agar meninggalkan lokasi.
"Pelaku mengaku menendang istri korban karena takut peristiwa tawuran direkam dan diviralkan. Setelah itu, ia kembali ke bengkel mengambil air gun untuk menakut-nakuti korban agar meninggalkan lokasi," ungkap Adrian.
Baca Juga: Dokter Ungkap Pentingnya Kacamata Hitam untuk Bantu Lindungi Mata dari Risiko Tumor
Sedangkan Zulyarham memukul suami korban berulang kali.
Pelaku beralasan tindakan tersebut dilakukan agar korban segera menjalankan kendaraannya dan tidak berhenti di sekitar lokasi tawuran.
Dalam penangkapan tersebut, petugas mengamankan barang bukti satu pucuk air gun, tujuh tabung air gun, tiga jarum tabung air gun, satu botol peluru amunisi air gun, pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian, satu unit telepon genggam merek, dompet, dan tas berwarna hitam.
"Kedua pelaku saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik akan memproses kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku," katanya.
Berita Terkait
-
58 Huntara di Aceh Utara Rusak Dihantam Angin Kencang
-
Phantom KTV Medan Ditutup, 2 Orang Ditetapkan Tersangka
-
Tak Hanya Tangguh, Mitsubishi Destinator Exceed Buktikan Efisiensi & Kenyamanan di Berbagai Kondisi
-
Inspirasi Desain Rumah 6x10 yang Nyaman dan Terasa Lebih Luas
-
Ribuan Warga Aceh Timur Keluar dari Garis Kemiskinan
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO
-
Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan
-
Eks Perawat Culik Bayi di RS Medan Secara Acak untuk Dijual ke Pasutri, Ini Kronologisnya