Wali Kota Medan Bobby Nasution saat diwawancarai usai melaunching pengelolaan sampah bio teknologi di TPA Terjun Marelan, Sabtu (3/7/2021). [Budi Warsito/Suara.com]
"Pupuk hasil dari pengolahan sampah dengan menggunakan sistem bio teknologi sudah diuji.
Nutrisinya sudah ada dan logam beratnya sudah tidak ada sehingga sangat aman untuk digunakan industri pertanian," paparnya.
"Kalau sudah dalam skala besar, harapan Pak Wali Kota Medan pupuk yang dihasilkan bisa menunjang sektor pertanian di Sumut, mungkin juga nasional," tambahnya.
Dalam pengolahannya dibutuhkan waktu tujuh sampai delapan hari. Sampah-sampah di windrow terlebih dahulu, lalu ditreatment secara teknologi bio teknologi.
Selanjutnya, diayak untuk memilah mana yang menjadi pupuk dan mana menjadi RDF ataupun SRF. Saat ini ada 14 ton pupuk sudah dihasilkan. Di mana dari 2 ton sampah akan menghasilkan 1.000 ton pupuk.
Kontributor: Budi Warsito
Tag
Berita Terkait
-
Hilangkan Slogan Kota Terkotor, Begini Upaya Bobby Nasution
-
Lantik Pejabat Eselon II dan III, Begini Pesan Bobby Nasution
-
Bobby Nasution Revisi Perwal soal Batas Usia Penerima Dana Jasa Pelayan Masyarakat
-
Atasi Masalah Sampah, DLH Bantul Bangun Fasilitas Pengolahan Sampah di Pajangan
-
Jokowi Resmikan Pengolahan Sampah Energi Listrik di TPA Benowo Surabaya
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC