SuaraSumut.id - Kebakaran melanda kawasan Jalan Mahkamah Medan, pada Selasa (6/7/2021). Sebanyak 18 unit bangunan dilalap si jago merah. Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan.
Pasca kebakaran, terlihat sejumlah korban berada di lokasi, Rabu (7/72021) siang. Wajah para korban tampak lelah. Namun demikian, mereka tetap semangat membersihkan puing puing material sisa kebakaran.
"Kita dari rumah sampai di sini udah habis, lagi maraknya kita sampai di sini," kata seorang pria bernama Yukis (59), pemilik toko perabotan kepada SuaraSumut.id.
Ia mengaku, kebakaran sangat cepat merembet dari satu bangunan ruko ke bangunan lainnya. Akibatnya kebakaran aktivitas jual beli perabotan yang dilakoninya sejak tahun 1993 lumpuh total.
"Kerugian lebih kurang dua ratus juta rupiah. Dari tahun 1993 saya di sini. Ini kejadian yang kedua kali. Sebelumnya tahun 2003, lebih kurang 15 bangunan, hampir sama dengan peristiwa kebakaran sekarang," ungkapnya.
Dirinya berharap bangunan ruko yang terbakar segera dapat diperbaiki kembali.
"Sekarang kita bersih bersih dulu lah, saat ini yang dibutuhkan material, biar bisa produksi lagi, lebih kurang 20 hari ini pulihnya," jelasnya.
"Ini sebagian mau diruntuhkan, gak mungkin lagi dipakai udah goyang," sambungnya.
Korban lainnya Hera (40) menjelaskan, kerugian ditaksir akibat kebakaran hebat ini mencapai miliaran rupiah.
Baca Juga: Positif Covid-19, Imam Masjid Agung Surakarta Meninggal, Sosoknya Disukai Ibu-ibu
"Kalau aku ratusan juta rupiah, toko lain ada yang miliaran rupiah," katanya sembari membersihkan arang kayu dan jelaga hitam sisa kebakaran.
Selain itu, kebakaran membuat ia beserta keluarganya mengungsi untuk sementara waktu.
"Semalam Pak Bobby datang (Wali Kota Medan), pemerintah bantu ada ngasih satu kepala Rp 300 Ribu. Kami berharap yang terbaik bisa bagus rumah kami ini, selain perabot orangtua pun di atas sini. Kalau bisa dalam minggu ini secepatnya, sekarang bersih-bersih dulu, dinding yang hancur dihancurkan, karena udah gak kokoh lagi," pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution meninjau lokasi kebakaran. Bobby langsung menuju ke lokasi pengungsian warga.
Di sana Bobby mendengarkan keluhan para korban kebakaran. Ia menawarkan program bedah rumah kepada para korban. Namun demikian, ada persyaratan yang harus dipenuhi untuk pelaksanaannya.
Bobby masih akan membahas terlebih dahulu mengenai persyaratan untuk melakukan bedah rumah para korban kebakaran.
Berita Terkait
-
Kebakaran Jalan Pelita Raya Makassar, 1 Orang Ditemukan Meninggal
-
Epidemiolog: Penanganan Wabah Penyakit Sama Seperti Memadamkan Kebakaran
-
Vonis Ditunda, Kuasa Hukum Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Berharap Kliennya Bebas
-
Dramatis, Penyelamatan Nenek dan Gadis dari Kebakaran Gudang di Way Huwi
-
6 Pekerja Bangunan Jalani Vonis Kasus Kebakaran Kejagung Besok, Begini Harapan Pengacara
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Dandim Buka Suara soal Video Viral Dugaan TNI Curi 16 Lembu, Sebut Sengketa Sipil
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup
-
Heboh Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi