SuaraSumut.id - Pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat di Medan memasuki hari keempat.
Kereta Api (KA) Srilelawangsa tujuan Binjai-Medan masih beroperasi, namun jumlah penumpang menurun drastis.
Pantauan pada Kamis (15/7/2021), di dalam kereta api Srilelawangsa hanya ada sekira 20 penumpang yang naik dengan tujuan Medan. Para penumpangsebelum membeli tiket harus melewati pemeriksaan surat tugas oleh pihak petugas Dishub.
"Betul ini kereta api ronde ketiga, ronde pertama tadi jam keberangkatan pukul 05.40, ronde kedua jam 07.10. biasanya yang kedua banyak penumpang tapi selama PPKM penumpang bisa di itung jari," kata Arni, petugas tiket Stasiun KA tujuan Binjai-Medan.
Arni menngatakan, selama PPKM sehari hanya ada 40 penumpang dengan 11 kali putaran KA tujuan Binjai-Medan.
"Kalau ditotalkan sehari dari 11 kali perjalanan itu hanya 40 penumpang dengan jam keberangkatan berbeda,” jelasnya.
Selain protokol kesehatan lebih diperketat, menurut Arni wajib bawa surat tugas bekerja di Kota Medan dari Kelurahan setempat.
"Disini yang penting bukti surat kerja dari kelurahan bukan dari kantor. Jadi jika tidak ada surat dari kelurahan tidak bisa naik kereta api," tukasnya.
Baca Juga: Komisi X DPR Apresiasi Kemenpora yang Raih Kembali Predikat WTP
Tag
Berita Terkait
-
Beri Semangat pada UMKM selama PPKM Darurat, Lapak Ganjar akan Hadir Setiap Hari
-
Wacana PPKM Darurat Diperpanjang 6 Minggu, Luhut : Jangan Kelamaan
-
Imbas Penyekatan PPKM Darurat, Kawasan Mampang Macet Parah
-
Wacana PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang 6 Pekan, Luhut Mau Lapor Jokowi Sore atau Besok
-
Dalih Polda Metro Santai Pengendara Masuk Jalur Tikus Selama PPKM Darurat
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit