McKeon pun kini masuk klub elite yang terdiri dari Michael Phelps, Mark Spitz dan Matt Biondi yang ketiganya perenang putra, sebagai perenang yang meraih paling sedikit tujuh medali. Phelps lebih gila lagi karena merebut delapan medali emas pada Olimpiade Beijing 2008.
Sehari sebelum McKeon mencetak catatan hebat dalam Olimpiade itu, perhatian dunia lebih tertuju kepada perenang putra Amerika Serikat Caeleb Dressel.
Padahal yang tak kalah menarik perhatian adalah justru perenang putri berusia 27 tahun dari kota Brisbane itu.
Menatap hari terakhir lomba di mana dia turun dalam dua nomor, yakni 50m gaya bebas dan estafet 4x100 gaya ganti, McKeon sudah menggenggam lima medali yang dua di antaranya medali emas.
Bahkan Dressel terpukau oleh pencapaian McKeon itu sebelum dia sendiri sama dengan McKeon merebut dua medali emas pada hari terakhir lomba yang salah satunya dihiasi dengan rekor dunia pada nomor estafet 4x100 gaya ganti putra.
"Itu menakjubkan," kata Dressel menunjuk jumlah medali yang sudah diperoleh McKeon setelah itu. Dressel sendiri membuat pencapaian menakjubkan merebut lima medali emas Olimpiade Tokyo atau paling banyak yang bisa direbut seorang perenang di Tokyo 2020 ini.
Sebelum menceburkan badannya ke kolam renang untuk membuat kayuhan-kayuhan terakhir dalam cabang renang Olimpiade yang tertunda satu tahun oleh pandemi virus corona itu, McKeon sudah yakin bisa menjadi yang terbaik dalam dua nomor final hari ini.
"Saya sungguh percaya kepada diri sendiri dan itu sudah terbangun selama dua tahun terakhir ini," kata McKeon yang memiliki DNA renang dari orang tua yang juga perenang bahkan ayahnya pernah mempersembahkan empat medali Commonwealth Games kepada Australia.
“Tetapi untuk benar-benar melakukan semua itu, kadang kala memang hal yang sama sekali berbeda. Jika semua itu tercapai, maka saya akan serasa terbang di awan.”
Baca Juga: Mengenal Ranomi Kromowidjojo, Atlet Renang Belanda yang Ternyata Keturunan Jawa
Mengangkat standar
McKeon yang sarjana nutrisi kesehatan masyarakat dari Griffith University di Australia itu adalah salah satu pemimpin tim renang putri Australia yang berangkat ke Tokyo dengan menyandang predikat tim renang putri terbaik di dunia.
Terbukti kemudian, selama sembilan hari berlomba tim putri Australia adalah tim yang paling berhasil menaklukkan air kolam Tokyo Aquatics Centre.
Sebelum dua emas terakhir mereka, tim putri Australia sudah memenangi tujuh medali emas di mana Ariarne Titmus dan Kaylee McKeown masing-masing mengoleksi dua emas. Koleksi emas kedua perenang itu kemudian disalip McKeon pada hari terakhir lomba.
Sampai terakhir lomba 1 Agustus ini, Australia total memperoleh 20 medali dari kolam renang yang sembilan di antaranya medali emas.
Hebatnya, dari 9 medali emas itu, delapan di antaranya dipersembahkan oleh perenang putri. Dan dari total 20 medali itu, 13 medali di antaranya dari jerih payah perenang putri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup
-
Heboh Warga Labuhanbatu Pergoki Diduga Oknum TNI Curi 16 Sapi
-
Sinergi Kawal Kedaulatan Hukum, Imigrasi Sumut Ambil Bagian dalam Diskusi RUU HPI di USU
-
Duel Berdarah di Belawan: Pekerja Kontainer Lawan Begal Bermartil Demi Ponsel Kerja
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan