SuaraSumut.id - Dua orang anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang usai kapal nelayan KM United terbakar di Perairan Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, akhirnya ditemukan.
Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus mengatakan, kedua ABK itu ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, pada Kamis (5/8/2021).
"Ditemukan masih di sekitar lokasi kapal terbakar dalam keadaan meninggal dunia," katanya.
Selanjutnya, kedua jasad korban dievakuasi bersama kapal nelayan, TNI AL, Basarnas dan Polairud menuju Pelabuhan Belawan.
"Korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak berwajib guna proses identifikasi lebih lanjut," tukasnya.
Diberitakan, kapal nelayan KM United terbakar pada Selasa 3 Agustus 2021 sekitar pukul 10.00 WIB. Kapal tersebut membawa 10 orang.
Dalam insiden itu, total ada tiga orang yang meninggal dunia. Sedangkan tujuh lainnya selamat dan telah dibawa ke Pelabuhan Belawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Promo Alfamart Hari Ini 29 April 2026, Frozen Food Harga Spesial
-
Pemprov Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana Selama 90 Hari
-
Promo Indomaret Hari Ini 29 April 2026, Ada Beli 2 Gratis 1
-
Kejari Bireuen Geledah Kantor Satpol PP dan WH 2 Jam, Temukan Dokumen Dugaan Korupsi Anggaran
-
Catut Nama OJK, Satgas Pasti Hentikan Kegiatan Malahayati