SuaraSumut.id - Tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19 di KM Bukit Raya mulai berjalan. Dua dari lima geladak (deck) di kapal milik PT Pelni itu telah disulap menjadi tempat perawatan pasien.
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, dua deck telah selesai pengerjaannya dan sudah diisi warga yang menjalani isolasi.
"Saat ini baru dua deck yang bisa di fungsikan. Nanti yang deck empat ini akan kita jadikan tempat karantina dari hasil antigen yang reaktif. Sedangkan lantai 5 untuk warga yang terkonfirmasi positif," kata Bobby, Sabtu (21/8/2021).
Bobby mengatakan, masyarakat yang terjaring razia baik melanggar jam operasional maupun menciptakan kerumunan akan dilakukan tes swab di tempat. Jika hasilnya reaktif maka akan dilakukan pemantauan dan dikarantina di KM Bukit Raya.
"Tempat ini nanti akan diisi untuk masyarakat yang kena razia, melanggar over time (batas jam operasional) dan melakukan kerumunan. Tidak akan kita hukum, tapi kita cek tubuhnya ada virus atau tidak. Jika ada virus dalam tubuhnya akan kita bawa ke sini," katanya.
Bobby mengatakan, dari tiga tempat isoter yang tersedia baru 30 persen dari kapasitas yang terisi. Ke depan Pemkot Medan akan terus mengajak masyarakat yang melakukan isolasi di rumah untuk mau menjalankan isolasi di tempat isoter.
Salah satunya dengan mengeluarkan Peraturan Walikota (Perwal) yang mewajibkan masyarakat di wilayah zona merah wajib melakukan isolasi di tempat isoter yang disediakan.
"Kita akan terus mengupayakan untuk mengajak masyarakat agar isolasi di tempat yang disediakan. Kadang yang tidak ada gejala atau OTG yang membahayakan," kata Bobby.
Isoter terapung di KM Bukit Raya akan diperuntukan khusus bagi lima kecamatan di wilayah Medan Utara. Untuk mencapai target empat poin yang disampaikan Presiden Jokowi, Pemkot Medan bersama Forkopimda telah membuat tim yang bertugas melakukan tracing dan testing yang merupakan bagian dari empat poin tersebut.
Baca Juga: 5 Artis Punya Wangi Tak Biasa, Granola sampai Ganja
"Jadi selain tracing dan testing juga kita sesuaikan dengan empat poin yang disampaikan presiden yakni pembatasan mobilitas, tracing dan testing, isolasi terpusat dan vaksinasi," katanya.
Kapten kapal mengatakan, ada ditargetkan sekitar 100 orang warga Medan yang akan masuk menjalani isoter hari ini.
"Saat ini yang telah masuk menjalani isolasi sebanyak 11 warga," katanya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta tenaga kesehatan yang ditugaskan di KM Bukit Raya untuk tetap menjaga kesehatan dan semangat.
"Untuk para nakes kami berterimakasih, tetap jaga kesehatan dan semangat," katanya.
Program tempat isolasi terapung di kapal merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran negara dalam penanganan pandemi Covid-19. Dalam penanganannya pemerintah pusat tidak boleh sendirian harus bersama pemerintah daerah.
Tag
Berita Terkait
-
Datang ke Medan, Erick Thohir Diminta Obat Covid-19 Lebih Banyak oleh Bobby Nasution
-
Erick Thohir Tunjuk Wamenhan Jadi Komisaris Utama PT Len
-
Bobby Nasution Sebut Kapal Isolasi Terpusat Beroperasi Besok
-
Camat Kaget, Pagi-pagi Bobby Nasution Sudah Berkantor di Kecamatan
-
Bobby Nasution Hapus Anggaran Pembelian Mobil Dinas, Dialihkan Beli Ambulans
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
2.001 Pos Kamling Ditargetkan Rampung pada Juni 2026
-
Layanan Angkutan Barang Kereta Api Tetap Beroperasi Selama Lebaran
-
Perjuangan Tim Indosat Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan Saat Banjir Landa Aceh Tamiang
-
Wujudkan Rumah Imipan Anda dengan BRI KPR
-
Kenapa Mobil Listrik Bekas Kurang Diminati? Ini Alasannya