SuaraSumut.id - Desa Luat Lombang, ecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara membuat dan mengesahkan eraturan desa (Perdes) untuk mengelola koridor orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis).
Perdes ini dibuat sebagai salah satu komitmen mereka mengelola koridor orangutan Tapanuli sehingga keberadaan hewan yang dilindungi tersebut dapat terus terjaga.
"Dalam Perdes nomor 212/01/7/2021, Kelompok Tani Satahi melakukan pengayaan tanaman bernilai ekonomis di sebelah kiri kanan sepanjang Sungai (aek) Kinandang," Ketua Kelompok Tani Satahi Hutaimbat, Desa Luat Lombang, Paharuddin Simbolon, Sabtu (28/8/2021) dikutip dari Antara.
Bibit pohon yang mereka tanami itu nantinya diharapkan menjadi "jembatan" bagi orangutan Tapanuli yang "terpisah" antara blok Timur dan blok Barat pada lanskap Batang Toru (Koridor Hutaimbaru) maupun sebaliknya selama ini.
Adapun bibit tanaman yang mereka tanam itu yaitu 1.200 batang bibit manggis, 800 batang durian unggul, 1000 batang bibit pinang betara persisnya di lanskap Batang Toru (koridor Hutaimbaru).
"Manggis sebagai tanaman sumbu koridor ditanam dua baris sepanjang aliran sungai, sementara durian ditanam sejajar dengan manggis sebagai penyangga koridor untuk jembatan satwa dilindungi itu ke depannya.
Disamping itu, tanaman yang ditanam dapat menjadi nilai tambah ekonomis ke depannya dan juga bermanfaat untuk menambah pakan satwa endemik orangutan Tapanuli.
"Tujuan lain dari pengelolaan koridor ini upaya menjaga keharmonisan atau menghindari konflik antara orangutan dan masyarakat. Karenanya kita akan merawat tanaman yang ditanam itu dengan baik," katanya.
Sementara Direktur Lembaga Sipirok Lestari Indonesia (LSLI) Irsan Simanjuntak, mengatakan pihaknya sangat mendukung Kelompok Tani Satahi yang konsisten dalam pengelolaan koridor orangutan Tapanuli khususnya di koridor Hitaimbaru hingga membuat sebuah peraturan desa.
Baca Juga: Innalillahi, Dewan Penasihat Masjid di Tanjungbalai Meninggal saat Sujud
"Hutan Batang Toru blok Barat dan blok Timur terpisahkan oleh jalan nasional dan Sungai Batang Toru. Dengan penanaman pohon itu diharapkan dapat menjadi jembatan bagi orangutan Tapanuli untuk melintasi blok yang terpisah," katanya.
Berita Terkait
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Anak-anak Korban Banjir di Tapanuli Selatan
-
Bareskrim Tetapkan Tersangka di Kasus Banjir Tapsel, Individu dan Korporasi Terseret
-
Pemerintah Pusat Puji Gerak Cepat Gubernur Bobby Nasution Bangun Huntap Korban Bencana
-
Prabowo Pilih Habiskan Malam Tahun Baru Bersama Warga Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
225 Destinasi Wisata di Aceh Rusak Akibat Bencana
-
Jangan Anggap Sepele Ban Motor! Ini Alasan Harus Ganti Ban Sebelum Liburan Isra Miraj
-
Diskon Tiket Kereta 10 Persen Buat Alumni-Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi, Ini Cara Daftarnya
-
Libur Panjang Isra Miraj, KAI Sumut Sediakan 34.288 Tiket Kereta
-
Pria Aceh Ditangkap Bawa 1,9 Kg Sabu ke Jakarta saat Hendak Naik Pesawat