SuaraSumut.id - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) mengubah rumah dinas yang harusnya untuk kepala dinas sebagai lokasi isolasi terpusat (isoter) untuk pasien Covid-19.
Lokasi isoter berada di Kompleks Replika Istana Sultan Serdang, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
"Masyarakat yang dinyatakan terpapar atau positif Covid-19 sudah tidak perlu lagi takut menjalankan prosedur isolasi. Sekarang sudah tersedia rumah isoter yang fasilitasnya lengkap, nyaman, asri dan tentunya gratis ditanggung oleh Pemkab Sergai," kata Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, Senin (6/9/2021).
Ia menjelaskan, ada 15 rumah yang difungsikan sebagai lokasi isoter. Rumah isoter ini dilengkapi dengan Smart TV, Wifi, dan fasilitas pendukung lainnya.
"Rumah isoter ini awalnya merupakan rumah dinas yang diperuntukkan bagi para Kepala OPD. Setelah melewati proses kajian akhirnya diputuskan agar dialihfungsikan sebagai tempat penanganan dan isolasi bagi warga Sergai yang terpapar Covid-19," ujarnya.
Rumah isoter terdiri dari dua kamar dengan dua tempat tidur, sehingga jika ditotal maksimal bisa menampung 60 orang.
"Rumah isoter sudah mengacu pada aturan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Jadi sudah memunuhi standar," jelasnya.
Rumah isoter ini diperuntukan bagi warga yang berusia di atas 45 tahun, termasuk dalam golongan orang tanpa gejala (OTG). Selain itu, lokasi isoter dijaga oleh personel Satpol-PP.
"Para personel Satpol PP yang bertugas harus menjamin keamanan, bukan hanya keamanan warga yang menjalani isolasi, namun juga keamanan fasilitas yang ada. Jangan sampai ada kehilangan atau pencurian," tukasnya.
Baca Juga: Lumba-lumba Terdampar di Pantai Tulungagung
Tag
Berita Terkait
-
Viral Video Nakes Masuk Ruang Isolasi, Pasien Teriak Histeris Bikin Senam Jantung
-
Wilayah Zona Merah Wajib Punya Tempat Isolasi Terpusat
-
Satgas Covid-19 Minta Posko PPKM Aktif Pindahkan Pasien Isoman ke Isolasi Terpusat
-
LIVE: Strategi Isolasi Terpusat Minimalisir Fatalitas Akibat Covid-19
-
Qatar Peringatkan Negara-negara di Dunia: Setop Isolasi Taliban
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak