SuaraSumut.id - Wali Kota Gunungsitoli Ir Lakhomizaro Zebua mengizinkan diberlakukannya resepsi pernikahan dan pembelajaran tatap muka. Ia mengaku akan merubah surat edaran terkait pembelakukan itu.
"Mulai hari ini surat edaran kita rubah, kita memberikan kesempatan untuk belajar tatap muka dan resepsi pernikahan, tetapi harus mematuhi protokol kesehatan," katanya, melansir Antara, Rabu (8/9/2021).
Ia juga telah merubah kebijakan batas pembukaan rumah makan di pasar, khususnya di lokasi jajanan malam yang ada di Kota Gunungsitoli.
"Batas buka rumah makan atau tempat jualan di lokasi jajanan malam diperpanjang hingga pukul 23.00 WIB," katanya.
Ia berharap kebijakan itu dapat disiarkan dan diberitahu kepada teman atau saudara saudara yang ada di rumah.
"Saya akui, sebelum saya rubah isi surat edaran, banyak yang mengeluh, bahkan ada yang datang ke rumah untuk minta izin dapat melangsungkan pesta pernikahan," ungkapnya.
Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Ir Agustinus mengatakan, pembelajaran tatap muka terbatas dan resepsi pernikahan mulai diberlakukan pada Senin 13 September 2021.
"Status Kota Gunungsitoli sudah turun dari level III ke level II, sisa kemarin warga yang terkena Covid-19 18 orang. Mulai senin PTM dan resepsi pernikahan diizinkan dengan syarat dapat dibubarkan satgas jika tidak taat prokes," tukasnya.
Baca Juga: Ultah ke-30, 7 Potret Transformasi Park So Dam yang Awet Imutnya
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Bupati Aceh Timur Copot Kepala BPBD Gegara Data Korban Banjir Lamban
-
Tips Perawatan Sepeda Lipat agar Awet dan Tetap Nyaman Digunakan
-
6 Rekomendasi Sepeda untuk Remaja: Nyaman dan Sesuai Kebutuhan Aktivitas
-
Polisi Curi Motor Polisi di Polresta Deli Serdang, Kini Ditangkap Polisi
-
7 Merek Mobil Bekas dengan Spare Part KW Paling Mudah Dicari