SuaraSumut.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut peredaran narkoba di Aceh tak kunjung surut meski pandemi Covid-19. Hal ini membuat angka penyebarannya masih tinggi.
"Maraknya peredaran narkoba membuat perhatian pemerintah untuk pemberantasan narkoba tidak boleh berhenti," kata Kepala Bagian Umum BNN Aceh AKBP Werdha Susetyo, melansir Antara, Sabtu 918/9/2021).
Ia mengaku, dalam enam bulan terkahir aparat penegak hukum mengamankan lebih dari tiga ton narkoba jenis sabu-sabu di Aceh.
"Ini jumlah yang terungkap, yang tidak terungkap lebih dari pada itu," katanya.
Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat, instansi pemerintah, serta pihak terkait lain untuk ikut bersama-sama mencegah dan memberantas narkoba.
"Banyak orangtua yang datang sudah pasrah melihat anak saat terkena narkoba. Namun, tidak bisa kita biarkan, tetap harus kita berikan upaya rehabilitasi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Gerebek Dua Pabrik Rumahan Narkoba Tembakau Gorila di Bandung
-
Usul Pengedar Narkoba DItembak Mati, Dokter Tirta Dikritik Aktivis HAM
-
Dokter Tirta Minta Pengedar Narkoba Ditembak Mati, Dikritik Keras Aktivis HAM
-
6 Fakta Kasus Boris Preman Pensiun, Ditangkap karena Narkoba
-
Diduga Edar Narkoba, Boris Preman Pensiun Diciduk Polisi
Pilihan
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
Terkini
-
TNI AL Gagalkan Dugaan Pencurian Avtur Bandara Kualanamu di Deli Serdang
-
26 Penerbangan Kualanamu-Jakarta Batal Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Lima Parpol di DPRD Sepakati Wacana Memakzulkan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu
-
Gunung Sinabung Siaga, 650 Warga Karo Mengungsi
-
Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO