Scroll untuk membaca artikel
Suhardiman
Kamis, 30 September 2021 | 10:48 WIB
Relief Komando Aksi Pemuda berunjukrasa menentang PKI di Medan. [Suara.com/M. Aribowo]

Di sinilah para pesakitan yang dicap antek komunis menjalani interogasi. Seusai interogasi, sebagian dikirim ke pusat tahanan lainnya, sisanya menetap menjalani hari-hari panjang. Di lantai satu berkumpul sekitar 1.800 tahanan, dan lantai dua ruang berkumpul petugas. Selama interogasi para tahanan disiksa dan dimasukkan ke toilet penuh tinja dan tidur di sana.

Gandhi bahkan lebih ganas bagi anggota TNI yang dituduh simpatisan PKI. Bintara yang bertugas di bagian logistik Angkatan Darat. Mantan tahanan bercerita, seorang perwira yang dituduh PKI, diikat dan mendekam tiga tahun di WC. Kembali Aziz menyampaikan, peristiwa prahara politik yang tergores sebagai sejarah kelam di Indonesia ini jadi pembelajaran semua pihak agar sampai terulang.

"Peristiwa kelam ini jangan terulang, jangan lagi ada percobaan pergantian ideologi, dan tidak ada lagi penumpasan atas kejahatan itu keduanya tidak kita minta," tukasnya.

Kontributor : M. Aribowo

Baca Juga: Khawatir Rusak Ekosistem, KKP Panggil Pertamina Terkait Tumpahan Minyak di Aceh

Load More