Sangkin kerasnya pukulan, martil sampai masuk ke dalam kepala korban. Selang beberapa hari kemudian, warga yang mengetahui korban tewas lalu memberitahukan kepada pihak berwajib.
"Tersangka mencabut martil dari kepala korban, dan tersangka mengambil handphone dan sepeda motor korban, dan meninggalkan lokasi. Tersangka membuang martil yang dibalut dengan baju di Jembatan Jalan Eka Sama Kanal," imbuhnya.
Kapolsek menuturkan, motif tersangka membunuh korban karena tidak terima hendak dilecehkan oleh korban. "Motifnya karena tersangka tidak terima korban menindihnya, dan juga tersangka ingin menguasai harta benda korban. Tersangka ini pecandu sabu," tukasnya.
Dari tangan tersangka polisi turut mengamankan barang bukti, 1 potong celana pendek milik tersangka, dan 1 unit handphone milik korban yang telah dicuri tersangka.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Dexlite Mahal Bikin Panik? 3 Mobil Diesel Lawas Ini Jadi Jalan Keluar
-
4 Sepatu Lari Hoka Diskon Setengah Harga yang Wajib Diburu
-
Tips Memilih Daycare Aman agar Anak Tidak Jadi Korban
-
Tim Gabungan Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Pidie
-
Toba Pulp Lestari PHK Karyawan Setelah Izin Operasi Dicabut Pemerintah