"PSMS itu punya banyak prestasi, tim terbanyak yang menjuarai perserikatan. Sejarah ini harus dirawat sebagai motivasi tim," kata Indra.
Julukan The Killer
Ia menjelaskan, julukan The Killer juga sempat disematkan ke skuad PSMS. Pasalnya, PSMS mampu
menumbangkan tim terbaik Eropa, Ajax Amsterdam di Stadion Teladan pada tahun 1975. Kemenangan ini semakin membuat PSMS menjadi momok menakutkan bagi tim lawan.
"Sebelum julukan Ayam Kinantan terkenal, PSMS lebih dahulu mendapatkan julukan The Killer, artinya pembunuh tim-tim besar. Apalagi tahun 1975 PSMS sempat mengalahkan Ajax Amsterdam. Jadi waktu Ajax main ke Indonesia tur cuma di Medan, dia kalah dengan skor 4-2," katanya.
Ia mengatakan, ciri khas permainan PSMS keras tapi sportif.
"Rap-rap itu bahasa Batak, artinya keras, bolanya boleh lewat orangnya jangan," kisahnya.
Ia menggambarkan bagaimana sosok legenda PSMS, Anwar Ujang yang menjadi Libero yang disegani lawan, baik di level domestik dan Internasional.
"Bagaimana Anwar Ujang menjadi bek tengah yang sulit ditembus. Bagaimanapun lawan bawa bola bisa dia sapu bola itu dengan gaya sliding, tapi sliding bersih," jelasnya.
"Ciri khas pemain PSMS juga kalau dulu gak pernah takut main dimanapun, mental juara, mental optimis," akunya.
Baca Juga: Kereta Cepat Jakarta-Bandung Pakai APBN, Partai Ummat Sebut Jokowi Pembohong
Kebanggaan Warga Medan
Sejarawan Muda Kota Medan, M Aziz Rizky Lubis mengatakan, PSMS pada masa lalu memang sangat dicintai dan menjadi kebanggaan warga Medan. Pertandingan PSMS di Stadion Teladan selalu penuh dan disesaki supporter.
"Dulu mainnya keras, ngotot menang," ujarnya.
Secara harfiah, kata Aziz, Kinantan berarti hewan-hewan yang berwarna putih. Sedangkan warna hijau yang melekat pada lambang mewakili perkebunan, yang saat itu tembakau Deli menjadi komoditi asal Medan yang terkenal.
"Makna putih itu artinya kesucian, sportif kalau bermain," ungkapnya.
PSMS sendiri memiliki logo berupa gambar enam helai logo tembakau, enam berarti enam klub perintis/berserikat membentuk PSMS, yaitu Sahata, PO Polisi, Al Wathan, Indian Football Team, Deli Mascapaij, dan Medan Sport.
Berita Terkait
-
5 Fakta Sejarah Teks Proklamasi, Jarang Diketahui Publik
-
Cetak Sejarah, India Rayakan 1 Miliar Suntikan Dosis Vaksin Covid-19 dengan Lagu dan Film
-
PSMS Medan Ditumbangkan PSPS, Ansyari Lubis: Perjuangan Semakin Berat
-
Pembukaan UUD 1945, Sejarah Hingga Rincian Makna Isi Per Alenia
-
Hadapi PSPS, PSMS Medan Benahi Pertahanan dan Penyelesaian Akhir
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026
-
Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama
-
Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia
-
Viral Guru Agama di Deli Serdang Diamuk Warga Diduga Lecehkan Siswi SD
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Permudah Transaksi Bisnis dalam Genggaman