Kota Binjai, Sumatera Utara. [wikipedia]
Di tahun 1917, lanjut Rizky, karena semakin banyaknya orang-orang Belanda dan orang-orang timur asing datang di perkampungan Binjai ini, kemudian pemerintah kolonial Belanda membentuk Binjai sebagai suatu kota yang bersamaan dengan Kota Medan, Tanjung Balai dan Tebing Tinggi.
"Di era Kemerdekaan Binjai juga salah satu kota yang menjadi basis pertahanan perjuangan masyarakat merebut kemerdekaan," jelasnya.
Perkembangan Binjai yang djuluki kota Rambutan ini dari masa ke masa terus berkembang pesat.
"Perkembangan Binjai sampai sekarang semakin pesat sebagai wilayah satelit dari Kota Medan, ada pusat perbelanjaan modern, tata kota baik, bersih, itu menandakan ada kemajuan di Binjai," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'
-
Gempa Guncang Gayo Lues Aceh
-
Prabowo Berencana Bentuk Dewan Pengawas BGN, Nanik Diminta Jadi Ketua
-
Eksekusi Cambuk di Simeulue, Dua Terhukum Jalani Hukuman di Depan Umum
-
JPMorgan Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Target Harga Tembus Rp3.400