Kota Binjai, Sumatera Utara. [wikipedia]
Di tahun 1917, lanjut Rizky, karena semakin banyaknya orang-orang Belanda dan orang-orang timur asing datang di perkampungan Binjai ini, kemudian pemerintah kolonial Belanda membentuk Binjai sebagai suatu kota yang bersamaan dengan Kota Medan, Tanjung Balai dan Tebing Tinggi.
"Di era Kemerdekaan Binjai juga salah satu kota yang menjadi basis pertahanan perjuangan masyarakat merebut kemerdekaan," jelasnya.
Perkembangan Binjai yang djuluki kota Rambutan ini dari masa ke masa terus berkembang pesat.
"Perkembangan Binjai sampai sekarang semakin pesat sebagai wilayah satelit dari Kota Medan, ada pusat perbelanjaan modern, tata kota baik, bersih, itu menandakan ada kemajuan di Binjai," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Imigrasi Sumut Dorong Pencegahan PMI Nonprosedural Lewat 171 Desa Binaan-53 Pimpasa
-
Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel Kapal Kargo di Belawan
-
BRI Multiguna Pre-Approved: Solusi Dana untuk Berbagai Kebutuhan