SuaraSumut.id - Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi mewacanakan penerapan ganjil genap jalur Medan-Berastagi. Hal itu dilakukan untuk mengatasi kemacetan.
"Semua ini yang paling bagus, nanti kita atur mungkin seperti ganjil genap ini yang akan kita evaluasi," katanya, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Selasa (26/10/2021).
Edy mengatakan, longsor yang terjadi di kawasan Sibolangit, beberapa titik lokasi perbaikan drainase infrastruktur.
"Longsor ini ada perbaikan-perbaikan tanah, rute, insfrastruktur yang dari sini menuju Berastagi memang itu belum sempurna," katanya.
Kondisi perbaikan jalan yang belum selesai masih dalam proses, ditambah lagi cuaca ekstrim sehingga potensi bencana alam tinggi.
"Tahu-tahu hujan hingga longsor, ini sedang kita evaluasi seperti kita akan lakukan kejadian tersebut," katanya.
Jika mobil angkutan logistik yang menjadi potensi bencana longsor dan oprasionalnya dihentikan akan berdampak pada sektor ekonomi masyarakat.
"Kalau itu tidak boleh kita jalankan, logistik akan kita jadikan persoalan itu terganggulah semua ini,” ujarnya. tukasnya.
Baca Juga: Percaya Ucapan Adalah Doa, Ridho DA Ogah Bilang Tunda Momongan
Berita Terkait
-
Hari Pertama Ganjil Genap 13 Titik DKI Jakarta, Belum Dikenakan Tilang di Jalan Fatmawati
-
Hari Pertama Ganjil Genap 13 Titik DKI Jakarta, Polisi Masih Sosialisasi di Gunung Sahari
-
Daftar 13 Titik Ganjil Genap di DKI Jakarta, Berlaku Mulai Sekarang
-
Berlaku Hari Ini, Berikut Daftar 13 Titik Ganjil Genap Di Jakarta
-
Ada 17 Kendaraan Dikecualikan dalam Ganjil Genap DKI Jakarta, Berikut Daftarnya
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap
-
Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka
-
Jadwal SIM Keliling Medan 26 Oktober-1 November 2026, Ini 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati
-
Tikus Masuk ke Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya