Ilustrasi garis polisi (police line0. [Shutterstock]
SuaraSumut.id - Sebuah Pos Polisi di Kecamatan Panton Reue, Kabupaten Aceh Barat, diberondong senjata api oleh orang tidak dikenal (OTK).
Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda, melansir Antara, Kamis (28/10/2021), membenarkan adanya insiden tersebut.
"Sejauh ini tidak ada anggota kepolisian yang terluka akibat penyerangan ini," katanya.
Polisi disebut masih menyelidiki penembakan itu.
Selain itu, belum diketahui motif dan berapa orang pelaku yang melakukan aksi tersebut.
Berita Terkait
-
Jadi Korban Penembakan Polisi, Keluarga Tuntut Rp4 Miliar
-
Lagi! Penembakan Di AS Tewaskan 2 Orang, Kali Ini Sasar Pusat Perbelanjaan
-
Penjelasan Alec Baldwin Mengenai Insiden Penembakan Kru Film
-
Sebelum Alec Baldwin, Ini Penembakan Fatal Paling Bersejarah di Lokasi Syuting
-
Terjadi Penembakan saat Jam Pulang Sekolah, Pelajar dan Satpam di Chicago Dilarikan ke RS
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Sibolangit, Rumah hingga Sekolah Rusak
-
Imigrasi Sumut Dorong Pencegahan PMI Nonprosedural Lewat 171 Desa Binaan-53 Pimpasa
-
Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel Kapal Kargo di Belawan