SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution meminta Satgas Penanganan Covid-19 mengawasi penyedia layanan tes PCR. Hal itu dilakukan agar penyedia layanan tidak mempermainkan tarif sehingga warga tidak terbebani.
"Kita pastikan bahwa harga tes PCR sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Untuk itu, kita akan melakukan pengawasan bersama satgas Covid-19," kata Bobby, melansir Antara, Rabu (17/11/2021).
Bobby mengatakan, modus yang lazimnya digunakan adalah mempercepat keluarnya hasil PCR, sehingga penyedia layanan mematok harga di atas batas tarif tertinggi sebesar Rp 300 ribu.
Padahal, kata Bobby, Pemkot Medan tidak menginginkan masyarakat terjebak dengan modus tersebut di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
Tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR diatur dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/1/3843/2021 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR.
"Yang perlu diperhatikan bukan harga, tapi waktu. Betul memang harganya Rp300 ribu, tetapi nanti hasilnya baru keluar tiga hari kemudian," ujarnya.
"Kalau mau hasil test PCR cepat keluar, maka harganya lebih mahal lagi," tegas Bobby.
Bobby mengimbau penyedia layanan mengikuti harga tes PCR yang ditetapkan pemerintah, sedangkan masyarakat diingatkan tidak terjebak modus mempercepat hasil keluar tes PCR itu.
"Untuk itu kita berharap penyedia layanan tes PCR dan masyarakat harus ikut aturan," tukasnya.
Baca Juga: Wisata Lembang Paling Hits 2021, Fasilitasnya Lengkap Cocok Buat Keluarga
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit