SuaraSumut.id - Video yang menunjukkan seekor anak gajah dipukul pawang di Tangkahan, Sumatera Utara, viral. Dalam video berdurasi sekitar 15 detik, terlihat seorang pengunjung wanita sambil merekam mendekati anak gajah bernama Boni di pinggiran sungai di lokasi wisata Tangkahan.
"Boni, Boni," panggil pengunjung wanita tersebut, dilihat Rabu (17/11/2021).
Tak lama berselang, seorang pria yang merupakan pawang menghampiri anak gajah. Ia lalu memukulkan kayu ke bagian kaki anak gajah untuk menjauh dari pengunjung.
"Eh...Eh, Astaghfirullahalazim," kata wanita tersebut.
Video yang beredar semakin heboh karena sempat beredar adanya narasi uang diduga dipungut dari wisatawan untuk mendekati gajah itu.
Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) angkat bicara sial video anak gajah yang dipukul oleh pawangnya.
"Situasi terkait anak gajah kebetulan kita kasih nama Boni, lahir Februari tahun ini," kata Kepala Bidang Teknis Konservasi BBTNGL, Adhi Nurul Hadi kepada SuaraSumut.id.
Dirinya tidak menampik adanya pemukulan yang dilakukan pawang gajah terhadap anak gajah liar.
"Itu sebetulnya dalam rangka bukan untuk menyakiti si gajah liar, karena maksudnya itu adalah untuk mengontrol atau menjadikan si satwa liar bisa termonitor oleh si mahoutnya," ujarnya.
Baca Juga: Volvo Trucks Luncurkan Truk FM, FMX, dan FH16 Generasi Keempat di Indonesia
Ia menilai, gajah itu memiliki insting-insting liar, meski sudah berada lama di pusat pelatihan satwa khusus gajah jinak.
"Tetap kita harus ada memonitor perilaku mereka apalagi gajah liar ini ukurannya besar sehingga perilaku perilaku mereka di lembaga konservasi juga harus dimonitor termasuk juga perilakunya dijaga agar tidak membahayakan manusia di sekitarnya, maupun terhadap gajah liar yang ada di sana," ungkapnya.
BBTNGL menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas adanya video viral pemukulan gajah liar itu.
"Kami mohon maaf apa yang terjadi di Tangkahan menjadikan persepsi yang sangat berbeda terhadap perlakuan gajah. (Pemukulan) itu untuk mengamankan gajah liar itu sendiri dan orang di sekitarnya," pintanya.
Narasi Uang Jadi Evaluasi
Terkait adanya narasi kutipan uang, Adhi mengaku, hal itu akan menjadi evaluasi dan perhatian BBTNGL. Mestinya, tidak ada transaksi ataupun tarif terkait keberadaan gajah di Tangkahan.
Berita Terkait
-
Viral Pemotor Cantik Berknalpot Brong di Tawangmangu, Sosoknya Muncul dan Ucapkan Ini
-
Viral, Penampakan di Pernikahan Ini Tidak Biasa, Kalau Kondangan Dijamin Keringat Dingin
-
Terekam CCTV, Tas Pemotor Wanita Dijambret di Cawang Viral
-
Viral Akun Twitter Polda Jambi Like Video Porno Jepang
-
Viral Polisi Bantu Pengendara Motor yang Habis Bensin, Netizen: Emang Baik Pak Dadang Mah
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Tower Roboh, 5 Wilayah di Sumut Kena Pemadaman Listrik, PLN Cuma Minta Maaf
-
Pokemon Luncurkan Booster Pack Edisi 30 Tahun, Hadirkan Kartu Langka
-
Jokowi Bakal Nonton Piala AFF U-19 di Stadion Utama Sumut, Pengamanan Berlapis Disiapkan
-
1.992 Rumah Terdampak Banjir di Medan
-
20 Rumah Rusak Berat Akibat Cuaca Ekstrem