SuaraSumut.id - Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menilai, penerapan PPKM Level 3 saat Natal dan Tahun Baru dapat mencegah penyebaran Covid-19.
Pasalnya, mobilitas masyarakat diyakininya akan tinggi saat momen pergantian tahun tersebut. Edy menilai, jangan sampai lagi ada kenaikan kasus sampai 2.000 perhari. Hal itu harus diantisipasi.
"Kita pernah merasakan di Agustus lalu sampai 2.000 perhari, untuk itu cukuplah, jangan sampai terjadi lagi. Supaya itu tidak terjadi kita batasi kegiatan ini dengan protokol kesehatan dan vaksin," kata Edy, melansir Antara, Kamis (18/11/2021).
Namun demikian, Edy mengaku belum menerima pemberitahuan secara resmi dari pemerintah pusat mengenai kebijakan itu.
"Yang pastinya prosedur akan di pakai, PPKM Level 3, apa langkah yang boleh, ada yang tak boleh harus ditaati. PPKM ini untuk membatasi itu," jelasnya.
Sama halnya dengan antisipasi terjadinya gelombang ketiga yang dikhawatirkan banyak pihak. Edy menilai hal itu bisa dicegah dengan vaksin dan prokes.
"Prokes dan vaksin, prokes atur jarak, kegiatan yang tak perlu gak usah kegiatan, pakai masker terus terusan, vaksin kita kejar secepat mungkin," katanya.
Seperti diberitakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan pemerintah memberlakukan secara merata kebijakan PPKM Level 3 untuk seluruh wilayah Indonesia selama Natal dan Tahun Baru.
"Selama Natal dan Tahun Baru, seluruh Indonesia akan diberlakukan peraturan dan ketentuan PPKM Level III," jelasnya.
Baca Juga: Camila Cabello Umumkan Putus dari Shawn Mendes, Mulai dan Akhiri Hubungan Sebagai Sahabat
Berita Terkait
-
TERBARU Daftar Cuti Bersama Libur Natal dan Tahun Baru 2022
-
PPKM Level 3 Berlaku di Seluruh Wilayah Indonesia Selama Natal dan Tahun Baru
-
Polda Bali Awasi Tempat Hiburan Malam Menjelang Perayaan Natal Dan Tahun Baru
-
Rencana Kota Malang Menerapkan Penyekatan Libur Natal dan Tahun Baru 2022
-
Pemrov Larang Warga Kepri Mudik Saat Natal dan Tahun Baru
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Puluhan Korban Bencana Sumut Belum Ditemukan, 126 Orang Luka-luka
-
Rumah Korban Banjir Pidie Jaya Masih Tertimbun Lumpur, Ini Harapan Warga
-
Korban Meninggal Bencana Sumut Tembus 374 Orang, Terbanyak di Tapanuli Tengah!
-
Hyundai Creta Alpha Resmi Meluncur, Segini Harganya
-
Viral Pria Bersenjata Tajam di Labuhanbatu Selatan Sandera Wanita Renta, Pelaku Ditangkap