SuaraSumut.id - Polisi menyelidiki soal warga di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara (Sumut), dikirimi peti mati dan salib bertuliskan namanya.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengaku, korban berinisial DS telah melaporkan hal itu ke Polres Dairi.
"Pada Senin sore, ada pesanan dua peti mati dan salib tulisan nama, dikirimkan kepada WS," kata Hadi, melansir kabarmedan.com, Rabu (1/12/2021).
Video tibanya peti mati itu viral. Terlihat seorang perempuan histeris dikirimi peti mati dan salib. Petugas juga telah memeriksa pengirim peti mati.
"Pengirim peti mati sudah diperiksa dan yang memesan peti mati dan salibnya juga sedang diselidiki," ujarnya.
Terkait motif pengiriman dua peti mati berikut dengan salib bertuliskan nama, saat ini masih dalam pendalaman.
"Sampai sejauh ini masih didalami. Apakah ada terkait dengan pemilihan kepala desa atau tidak," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit