SuaraSumut.id - Polri dan TNI serta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Padanglawas Utara (Paluta), bakal melakukan penyekatan di semua titik pintu masuk.
Hal ini dilakukaan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengatakan, pihaknya akan mendirikan Pos Cek Point (penyekatan) di enam pintu masuk.
Seperti di Perbatasan Sipirok dengan Kabupaten Taput, Sayur Matinggi-Kabupaten Madina, Batangtoru-Kabupaten Tapteng, Palsabolas, Perbatasan Paluta-Kabupaten Padanglawas (Palas) dan Perbatasan Paluta-Kabupaten Labusel.
"Kita mulai 17 Desember 2021 dengan mendirikan Pos Pam dengan kegiatan rutin yang di tingkatkan," katanya, melansir digtara.com--jaringan suara.com, Kamis (2/12/2021).
Ia mengatakan, pengendara yang melintas akan dimintai surat keterangan bepergian dan kartu vaksin Covid-19.
"Petugas akan cek surat keterangan dan kartu vaksin secara manual. Akan kita sinkronkan dengan aplikasi PeduliLindungi," jelasanya.
Selain itu, pihaknya juga akan menggenjot capaian vaksin Covid-19 di Kabupaten Tapsel dan Paluta.
"Akan kita genjot capaian vaksin hingga akhir tahun di atas 70 peren. Saat ini capaian vaksin di Tapsel 50 persen dan Paluta 48 persen," tukasnya.
Baca Juga: Dipukuli Pemain, Begini Pengakuan Wasit Liga 3 Wanda Satria
Tag
Berita Terkait
-
Buntut Penyekatan Jalan Monas, Jakarta Macet, Warganet: Nyampe Kantor Udah Meleleh
-
Antisipasi Massa Reuni 212, Polisi Siapkan 2 Titik Penyekatan di Tangsel
-
Dirlantas Polda Metro Jaya: Tidak Ada Penyekatan Saat Arus Mudik Natal
-
PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, Kapolda Jateng Pastikan Tak ada Penyekatan Jalan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan