- Ratusan mahasiswa melakukan unjuk rasa di DPRD Sumut pada Senin, 15 Juni 2026 untuk menyampaikan aspirasi masyarakat.
- Ketua DPRD Sumut menerima sembilan tuntutan mahasiswa, terutama mengenai evaluasi kebijakan harga BBM serta Program Makan Bergizi.
- Mahasiswa mendesak pemerintah menindaklanjuti tuntutan tersebut demi memperbaiki ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang terdampak kenaikan biaya operasional.
SuaraSumut.id - Tuntutan ratusan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa, akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Sumut, Senin 15 Juni 2026 sore.
Ketua BEM USU, Angga Almaris Harahap, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian berbagai keresahan masyarakat yang selama ini dirasakan di berbagai sektor.
Menurutnya, mahasiswa hadir membawa aspirasi rakyat dan meminta DPRD Sumut meneruskannya kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
"Kami sudah diterima langsung oleh Ketua DPRD Sumut (Erni Ariyanti Sitorus). Setelah ini, mahasiswa akan terus mengawasi apakah tuntutan-tuntutan tersebut benar-benar ditindaklanjuti atau tidak," katanya usai menggelar unjuk rasa.
Dari sembilan tuntutan yang diajukan, Angga menilai terdapat dua poin yang paling krusial, yakni evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, kenaikan harga BBM berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya kelompok pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online dan berbagai komunitas masyarakat lainnya.
"Kami melihat kenaikan BBM memberikan dampak yang cukup besar kepada masyarakat. Banyak kelompok masyarakat yang terdampak, termasuk pengemudi ojek online yang penghasilannya semakin tertekan akibat kenaikan biaya operasional," ujarnya.
Angga menilai kebijakan terkait BBM hingga saat ini belum menyentuh akar persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, mahasiswa meminta pemerintah meninjau kembali kebijakan tersebut agar harga BBM dapat lebih terjangkau.
Selain itu, BEM USU juga menyoroti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurut Angga, program tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh karena dinilai belum berjalan sesuai harapan.
Baca Juga: Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat
"Kami sepakat bahwa program MBG harus dihapus dan diganti dengan program perbaikan gizi yang lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran bagi anak-anak yang mengalami stunting," tegasnya.
Melalui aksi tersebut, BEM USU berharap pemerintah dapat mendengar aspirasi masyarakat dan segera mengambil langkah konkret terhadap berbagai persoalan yang dinilai berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.
Usai aspirasinya diterima oleh DPRD Sumut, massa aksi kemudian membubarkan diri dengan tertib.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Demo di DPRD Sumut, Mahasiswa Blokir Jalan: Kebijakan Prabowo-Gibran Menyengsarakan Rakyat
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Dipanggil KPK Terkait Dugaan Pemerasan, Kajari Medan: Dipanggil Tuhan Pun Siap
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sekdis Labuhanbatu Ditangkap Kasus Dugaan Penipuan, Modus Proyek Fiktif
-
2 SPPG di Simeulue Aceh Berhenti Beroperasi
-
Hujan di Simalungun Bikin Motor Terseret Arus, Ratusan Rumah Kebanjiran
-
Duel Berdarah di Karo Renggut 2 Korban Jiwa, Polisi Selidiki
-
BNNP Sumut Bongkar Home Industri Pod Getar di Medan, Bisa Pesan Lewat COD