- Sekretaris Dinas Peternakan Labuhanbatu berinisial MS ditangkap polisi di Medan karena kasus penipuan proyek fiktif pengadaan laptop.
- Tersangka menawarkan kerja sama palsu kepada korban Yudhi Hari Pratama pada Juli 2026 dengan iming-iming keuntungan besar.
- Korban mengalami kerugian setelah membeli laptop senilai Rp183,5 juta yang kemudian dijual kembali oleh tersangka kepada rekannya di Binjai.
SuaraSumut.id - Sekretaris Dinas (Sekdis) Peternakan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berinisial MS (50), ditangkap polisi atas dugaan kasus penipuan.
Wakapolsek Medan Kota AKP Harles R Gultom menyampaikan aksi penipuan dengan modus proyek fiktif sudah dilakukan tersangka sejak 2023 lalu.
"Dia sudah melakukan lima kali, tapi 4 korban lainnya masih kita selidiki," katanya kepada SuaraSumut.id, Jumat 31 Juli 2026.
Kasus yang menjerat MS bermula pada Juli 2026 saat ia bertemu dengan Yudhi Hari Pratama (33), warga Kabupaten Asahan. Keduanya diketahui telah saling mengenal.
Dalam pertemuan itu, tersangka yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu menawarkan kerja sama proyek pengadaan 20 unit laptop untuk instansinya. Korban diminta menjadi pemodal dengan iming-iming keuntungan yang cukup besar.
"Korban sebagai pemodal dijanjikan bagian keuntungan Rp 40 juta, sedangkan pemberi proyek (tersangka) Rp 25 juta," ujarnya.
Korban yang percaya kemudian menyetujui kerja sama tersebut. Pada Sabtu (11/7/2026), korban bersama tersangka mendatangi sebuah toko komputer di Jalan Brigjen Katamso, Medan, untuk membeli 20 unit laptop dengan nilai transaksi mencapai Rp183,5 juta.
Agar rencananya berjalan mulus, tersangka diduga menyiapkan berbagai dokumen palsu, mulai dari dokumen pelaksanaan anggaran satuan kerja perangkat daerah hingga kontrak kerja yang seolah-olah diterbitkan oleh Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu dengan perusahaan milik korban.
Korban juga diyakinkan bahwa pembayaran proyek akan dicairkan sekitar satu minggu setelah pengajuan ke dinas terkait.
Baca Juga: Aksi Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil Berakhir, Empat Pelaku Dibekuk Polisi
Kecurigaan muncul ketika korban melakukan pengecekan langsung ke Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu. Dari hasil penelusuran itu diketahui proyek pengadaan laptop yang ditawarkan ternyata tidak pernah ada.
"Korban melakukan pengecekan terkait proyek pengadaan laptop tersebut dan ternyata tidak ada alias fiktif," terangnya.
Saat dimintai penjelasan, MS mengakui proyek tersebut hanyalah rekayasa. Bahkan, pada hari yang sama setelah pembelian, sebanyak 20 unit laptop itu telah dijual kepada rekannya di Binjai dengan harga Rp128 juta.
Merasa menjadi korban penipuan, korban kemudian melapor ke Polsek Medan Kota. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap tersangka pada 15 Juli 2026.
Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya uang tunai Rp13.550.000, satu stempel Dinas Peternakan Kabupaten Labuhanbatu.
Kemudian sebuah laptop yang diduga digunakan membuat dokumen palsu, dua telepon genggam, satu buku kwitansi, empat pulpen, serta berbagai dokumen pendukung lainnya.
Berita Terkait
-
Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google
-
Bagaimana Cara Melaporkan WA Penipu Online? Ini Panduan Lengkapnya
-
Cara Resmi Cek Nomor Rekening Penipu atau Bukan, Begini Langkah-langkahnya
-
Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib
-
Awas Modus Penipuan Segitiga Mobil Bekas Berharga Murah Mengintai Pembeli
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK
-
Bus Masuk Jurang di Samosir, 26 Penumpang Luka-Luka
-
Jalan Terputus di Langkat Makan Korban, Mobil Wisatawan Nyemplung ke Sungai, 3 Tewas
-
Road to HKBP 165 Padel Series di Medan, Effendi Simbolon: Ajang Sportivitas-Silaturahmi Masyarakat
-
Tabrak Lari Maut di Toba, 2 Mahasiswi Tewas Usai Senggolan dengan Mobil