SuaraSumut.id - Kelompok kriminal bersenjata (KKB) membakar gedung SMP Negeri Serambakom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (14/12/2021). Sebelum terjadi pembakaran sempat terdengar tembakan.
"Aksi pembakaran diduga dilakukan KKB diawali bunyi tembakan, namun personel tidak merespon," kata Kepala Polres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito, melansir Antara.
Tak berselang lama terlihat asap hitam di salah satu bangunan yang ada di SMP Negeri Serambakom.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 09.00 WIT. Personel TNI dan Polri yang datang ke lokasi untuk memindahkan warga ke gereja Katholik Wambakon.
Namun mereka ditembaki kelompok bersenjata sehingga terjadi kontak tembak dari pukul 09.50 WIT hingga 11.15 WIT.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sekitar pukul 11.45 WIT asap kembali muncul dari sekitar lokasi.
Petugas gabungan masih bersiaga dan personel dari Polres Pegunungan Bintang belum dapat diturunkan karena rawan gangguan kelompok bersenjata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan
-
30 Lebih Kepala KUA di Sumut Dicopot
-
Viral Pria di Deli Serdang Digeruduk Warga, Diduga Nistakan Agama Lewat Medsos
-
BRIvolution Reignite Kian Agresif, BRI Perluas Kontribusi bagi Perekonomian Nasional
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan