SuaraSumut.id - Mantan Bendahara DPRD Deli Serdang, inisial RTA tidak ditahan meski telah ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi.
RTA dinyatakan melakukan penyelewengan uang negara pemeliharaan kendaraan bermotor dinas anggaran Rp 6.027978000 pada 2018-2019.
Dalam kasus ini, IPE selaku PPTK perawatan kendaraan dinas di Sekretariat DPRD Deli Serdang dan JL rekanan juga ditetapkan sebagai tersangka.
Kasi Intel Kejari Deli Serdang Syahron Hasibuan membenarkan perihal tidak ditahannya RTA.
"Mereka tidak ditahan karena dalam proses pemeriksaan penyidikan kooperatif," katanya, melansir Antara, Kamis (16/12/2021).
Selain itu, mereka juga telah mengembalikan kerugian negara Rp 1,3 miliar usia penetapan status tersangka.
"Atas pertimbangan itulah tidak ditahan. Namun jika tahap penuntutan ketiga tidak menutup kemungkinan ditahan," ujarnya.
Diketahui, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan tenaga ahli dari akuntan publik independen ditemukan kerugian negara Rp 1,3 miliar yang dilakukan ketiganya.
Baca Juga: Alhamdulillah, Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Tersisa Dua Orang
Berita Terkait
-
KPK Perpanjang Masa Penahanan Dua Tersangka Dugaan Korupsi Pabrik Gula Djatiroto
-
Hakordia 2021, BPJS Ketenagakerjaan Bangun Kultur Anti Korupsi Lewat Webinar
-
Kejati DKI Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Mafia Pelabuhan Tanjung Priok
-
LaNyalla: Ambang Batas Presiden Berpotensi Picu Terjadinya Korupsi
-
Kasus Korupsi Infrastuktur Muara Enim, KPK Sebut Terencana Sejak Awal
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit