SuaraSumut.id - Pemprov Sumut bakal memperkuat sektor pangan pada 2022. Hal ini bertujuan untuk memulihkan ekonomi di masa pandemi COVID-19.
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengaku, sektor pertanian menjadi sasaran utama karena hal ini berhubungan dangan pangan.
Dengan validnya kondisi ekonomi baik tingkat global bahkan juga provinsi, kata Edy, sehingga pangan harus diperkuat.
"Pandemi Covid-19 menguras semua rencana-rencana kita. Tapi kita alihkan ini semua kepangan nanti," kata Edy melansir Antara, Kamis (16/12/2021).
Meskipun fokusnya mengatasi persoalan pangan, namun pembangunan yang akan dilakukan tetap saja mengacu kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Sudah pasti sebelum Covid-19 ada proyek yang kita tunda, untuk itu kita tindak lanjuti yang berikutnya," ujarnya.
Edy berjanji akan mengejar target-target pembangunan Sumut yang direncanakan sebelumnya. Namun terkendala karena masa pandemi COVID-19. Sehingga alokasi anggrannya harus di refokusing.
"Kita kejar target-target Sumut ini, dari yang pertama adalah masalah pendidikan, kesehatan, pertanian, infrasturuktur," tukasnya.
Baca Juga: Tidak Ada Ruang Revisi Presidential Threshold, DPR: Kecuali untuk Pemilu Setelah 2024
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
AceKid, Sufor Pertama di Indonesia yang Terbuat dari Susu Segar
-
Dipanggil KPK Terkait Dugaan Pemerasan, Kajari Medan: Dipanggil Tuhan Pun Siap
-
Transaksi Pakai Bitcoin, Jaringan Vape Narkoba 'Labubu' Asal Singapura Digulung di Medan