SuaraSumut.id - Seorang wanita di Kabupaten Aceh Utara, inisial NR (40) membacok anak kandungnya menggunakan parang. Akibatnya, korban inisial MD (25) mengalami luka serius di bagian kepala. NR diduga mengalami depresi.
Kapolsek Baktinya Ipda Sadly mengatakan, kejadian berawal saat korban memberikan makanan kepada ibunya.
NR disebut mengambil sebilah parang dan mengayunkan ke korban. Beruntung korban tidak kritis meski mengalami luka serius.
"Sebelumnya NR sempat menghebohkan warga karena memanjat tiang listrik," katanya, melansir Antara, Kamis (16/12/2021).
Warga yang mengetahui kejadian itu lalu membawa korban ke Puskesmas guna mendapat penanganan medis.
"Pelaku langsung diamankan warga," katanya.
Dari hasil pemeriksaan dokter puskesmas, NR memang memiliki riwayat penyakit gangguan jiwa sejak 2018.
"Saat ini, kondisi korban sudah membaik, sedangkan pelaku sudah dalam penanganan tim medis," tukasnya.
Baca Juga: Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dieksekusi ke Lapas Sukamiskin Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 18 Kode Redeem FF Max Terbaru 6 Maret 2026: Ada Skin Chromasonic, XM8, dan Katana
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
Pilihan
-
Persebaya Babak-belur di Kandang Borneo FC, Ini Dalih Bernardo Tavares
-
Here We Go! Elkan Baggott Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
Terkini
-
2.001 Pos Kamling Ditargetkan Rampung pada Juni 2026
-
Layanan Angkutan Barang Kereta Api Tetap Beroperasi Selama Lebaran
-
Perjuangan Tim Indosat Berpacu dengan Waktu Pulihkan Jaringan Saat Banjir Landa Aceh Tamiang
-
Wujudkan Rumah Imipan Anda dengan BRI KPR
-
Kenapa Mobil Listrik Bekas Kurang Diminati? Ini Alasannya