SuaraSumut.id - Pemprov Sumut mengklaim telah memenuhi target capaian vaksinasi 70 persen yang dicanangkan pemerintah.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut Ismail Lubis mengaku, berdasarkan data realisasi vaksin Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut), telah mencapai 69,57 persen.
"Capaian untuk dosis kedua, vaksinasi di Sumut 46,41 persen. Secara kumulatif sudah dapat 70 persen," katanya, melansir Antara, (19/12/2021).
Ia mengaku masih ada daerah capaian vaksinasi di bawah 60 persen. Pihaknya akan terus mengejar capaian itu guna merealisasikan capaian vaksinasi di daerah.
Meski sudah menerima vaksin, ia meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya, protokol kesehatan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Capaian persentase itu merupakan target dari pemerintah pusat yang menginginkan sebanyak 70 persen penduduk Indonesia harus sudah divaksin dosis pertama sampai akhir tahun ini.
Sebab penyuntikan vaksin merupakan salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat. Terlebih saat ini sudah terdeteksi varian Omicron di Indonesia.
Berita Terkait
-
Info Vaksin Surabaya 19 Desember 2021 dan Update Covid-19
-
Klaim Rusia, Vaksin Sputnik Lebih Ampuh Lawan Varian Omicron Dibandingkan Pfizer & Moderna
-
Bantu Negara Tetangga, Afrika Selatan Bakal Sumbangkan 2 Juta Dosis Vaksin COVID-19
-
Suntik Vaksin Beda Produsen, Ini Imbauan dari Organisasi Kesehatan Dunia
-
Ribuan Dosis Vaksin COVID-19 di Sumsel Terbuang Percuma
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital