SuaraSumut.id - Seorang bocah diikat di bawah pohon karet di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut). Polisi disebut telah menangkap pelaku.
Demikian dikatakan Paur Subbag Humas Polres Nias Aiptu Yadsen F Hulu, kepada SuaraSumut.id, Jumat (24/12/2021).
"Korban anak-anak sudah dijemput oleh personel Polsek Alasa. Pelaku sudah diamankan," katanya.
Penanganan awal dilakukan oleh Polsek Alasa dan akan dilimpahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Nias.
"Nanti kita update lagi perkembangannya. Korban dan pelaku masih di Polsek Alasa menunggu diantar (ke Polres Nias)," jelasnya.
Sebelumnya, terlihat bocah dengan kondisi tangan dan kaki terikat menangis terisak-isak.
Kondisi bocah yang diperkirakan berusia sekitar tujuh tahun ini sungguh memprihatinkan. Sekujur tubuhnya berlumuran lumpur.
Pihak kepolisian yang mendapatkan laporan mendatangi lokasi dan menyelamatkan bocah malang tersebut.
Baca Juga: Ferdy Supit Meninggal di Kamar Penginapan, Pelaku Ternyata Remaja Perempuan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Korban Banjir Pidie Jaya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian, Huntara Tak Kunjung Jelas
-
BMKG Peringatkan Gelombang Laut Tinggi di Sumut hingga 2,5 Meter, Nelayan Diminta Waspada
-
Anggota Brimob Polda Aceh yang Gabung dengan Tentara Bayaran Rusia Kini Dipecat
-
Anggota Brimob Polda Aceh Gabung dengan Tentara Bayaran Rusia Usai Desersi
-
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut, Diduga Langgar Perjanjian dan Ganggu Operasional