SuaraSumut.id - Badan Pengelolaan Keuangan Aceh mencatat sebanyak 77.219 kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kota Lhokseumawe menunggak pajak.
Kepala UPTD Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Wilayah V Kota Lhokseumawe Chaidir mengatakan, total kendaraan di daerah itu 128.698 unit.
"Dari jumlah tersebut hanya 40 persen atau 51.479 unit kendaraan yang membayar pajak. Selebihnya, 77.219 unit atau 60 persen masih menunggak pembayaran pajak kendaraan" katanya, melansir Antara, Jumat (24/12/2021).
Selain rendahnya kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor, kata Chaidir, faktor lain karena masih banyaknya kendaraan menggunakan nomor polisi luar Aceh atau non BL.
"Sebenarnya membayar pajak kendaraan bermotor itu tidak susah, asalkan semua berkas lengkap," ujarnya.
Ia berharap, tingginya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak, sehingga akan menambah kontribusi untuk pembangunan daerah.
"30 persen pendapatan dari hasil pajak setiap tahunnya akan diberikan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk pembangunan daerah," tukasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Kereta Laga Kambing di Deli Serdang, 1 Orang Tewas
-
Lantik 17 Pejabat Fungsional-3 PNS, Kakanwil Imigrasi Sumut Sampaikan Pesan Penting
-
Pasutri Pengedar Sabu di Medan Ditangkap, Uang-Perhiasan Senilai Rp 500 Juta Disita
-
Dorong Investasi, Imigrasi Sumut Hadirkan ULTIMA di KEK Sei Mangkei
-
Perluas Layanan Global, BRI Bawa QRIS Cross Border BRImo ke Jaringan Merchant di China