SuaraSumut.id - Polisi menangkap tiga orang pelaku tawuran yang menyebabkan satu warga tewas di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Tawuran dilakukan antara geng motor Neleng dan geng motor 234 SC. Ketiga pelaku berinisial MTA (21), SH (26) dan MR (20).
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, tawuran dipicu karena salah satu pelaku tidak terima rumahnya dilempar. Tawuran pecah pada Minggu (26/12/2021) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Motifnya karena pelaku MTA tidak terima rumahnya dilempar oleh geng motor korban," katanya, Senin (27/12/2021).
Dari tangan pelaku disita senapan angin, pistol, samurai, parang, dan ketapel. Kekinian polisi masih melakukan pengejaran orang yang terlibat tawuran maut tersebut.
"Pelaku dikenakan Pasal 338 Jo 170 ayat 2 Jo Pasal 55 dan 56 KUHPidana," ujarnya.
Direktur reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengultimatum anggota geng motor Neleng dan 234 SC yang terlibat tawuran segera menyerahkan diri.
"Kepada anggota geng motor yang namanya disebutkan tadi agar segera menyerahkan diri. Jika tidak maka kita akan melakukan penindakan," ujarnya.
Saat disinggung terkait pengaruh narkoba sebagai pemicu, Tatan mengaku, hasil pemeriksaan urine terhadap ketiga pelaku belum ditemukan adanya pengaruh narkoba.
Baca Juga: Viral, Wanita Pukuli 5 Gadis Yang Tolak Prostitusi di Gunung Putri Bogor
"Terkait nekatnya para geng motor ini dipicu saling merasa hebat. Hasil pemeriksaan urine, kami belum menemukan adanya pengaruh narkoba," tukasnya.
Kontributor : Muhlis
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak