SuaraSumut.id - Seorang tahanan Polsek Medan Kota, berinisial Z meninggal saat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Polisi memberi penjelasan kronologi meninggalnya tahanan kasus narkotika tersebut.
Dirreskrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, Z ditangkap petugas pada 16 Oktober 2021. Pada 22 Oktober ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.
"Seiring berjalannya waktu RTP Polsek Medan Kota over kapasitas. Z kemudian dipindahkan ke RTP Polres pada 22 November 2021," kata Tatan, melansir medanheadlines.com--jaringan suara.com, Minggu (2/1/2022).
Setelah berada di RTP Polrestabes Medan, kata Tatan, Z disebut mengeluh sakit. Ia lalu dibantarkan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Z sempat dirawat tujuh hari sebelum meninggal.
Baca Juga: 7 Cara Membuat Kacang Telur Renyah, Tahan Lama, dan Nagih!
"Sempat dirawat tujuh hari, kemudian hari kedelapan meninggal dunia," kata Tatan.
Tatan menjelaskan, tidak ada penganiayaan yang dialami oleh Z sebelum meninggal. Namun demikian, ia tetap berharap keluarga mengizinkan jenazah diautopsi agar penyebab meninggalnya Z bisa terungkap jelas.
"Kita lakukan pemeriksaan, dari hasil dokumentasi, kemudian keterangan para penyidik, bahwa tidak ada penganiayaan," katanya.
Terkait soal informasi dugaan pemerasan terhadap Z yang berujung penganiayaan tahanan, Tatan mengaku tidak ada.
"Itu belum ada (dugaan penganiayaan). Sampai saat ini penyidik belum menemukan fakta tersebut. Namun kita tetap berupaya Informasi itu apakah benar atau tidak, nanti kita cek," tukasnya.
Baca Juga: Kenalan dengan Kloningan Yamaha R25 dari Pabrikan China, Mirip Banget!
Berita Terkait
-
KPK Buka Layanan Kunjungan dan Pengiriman Barang untuk Tahanan pada Hari Raya Idulfitri
-
Langka! Banyak 'Tahanan KPK' Mendadak Nonton Langsung Sidang Hasto PDIP, Apa Maksudnya?
-
Cek Fakta: Foto Jokowi Berada di Dalam Sel Tahanan
-
Penyiksaan, Pemerkosaan, dan Pelecehan: Kesaksian Warga Palestina Mengungkap Kekejaman di Tahanan Israel, PBB Bertindak
-
Geger Napi Lapas Kutacane Kabur, Legislator PKB: Pasti Karena Over Capacity, Pemerintah Harus Evaluasi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Banjir Rendam Ratusan Rumah di Aceh Selatan, 644 Warga Terdampak
-
Perwira Polisi di Labusel Sumut Dituding Pesta Narkoba saat Lebaran 2025, Ini Faktanya
-
KAI Tambah Kursi Penumpang Rute Medan-Rantau Prapat untuk Arus Balik Lebaran 2025
-
Viral Sepeda Motor Masuk Tol Medan-Kualanamu, Pengendara Mengaku Ikuti Maps
-
Ngeri! Tukang Ojek di Sergai Digorok Penumpang Pakai Cutter