SuaraSumut.id - Aksi kejahatan jalanan seperti begal dan pencurian sepeda motor (curanmor) di Kota Medan kembali marak di awal tahun 2022.
Para pelaku yang beraksi tidak pandang bulu. Seperti yang dialami seorang emak-emak petugas kebersihan yang menjadi sasaran pelaku. Bukan saja merampok motor korban, pelaku juga memukul emak-emak itu hingga babak belur.
Atas kejadian tersebut, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi menjadi korban kejahatan jalanan.
Data yang dihimpun SuaraSumut.id dari Polrestabes Medan, Rabu (5/1/2022), aksi begal, pencurian rumah dan curanmor kerap terjadi pada tengah malam hingga pagi hari. Namun jangan lengah, pada siang hari pelaku juga sering melancarkan aksinya.
Kasus begal atau pencurian dengan kekerasan (Curas) sepanjang 2021 terjadi 184 kasus. Waktu kejadian paling banyak pada pukul 00.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB dengan total 40 kali.
Pada pukul 21.00 WIB-00.00 WIB ada 29 kasus. Pukul 12.00 WIB-15.00 WIB dengan jumlah 29 kasus. Berikutnya, 27 kasus perampokan juga terjadi pukul 18.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Aksi curanmor sepanjang 2021 terjadi 1.040 kasus dengan waktu kejadian paling banyak pukul 18.00-21.00 WIB dengan jumlah 198 kasus. Pada pukul 03.00-06.00 WIB ada 177 kasus dan pukul 06.00-09.00 WIB berjumlah 151 kasus.
Polisi mengaku telah meningkatkan patroli terkait jam rawan tersebut. Namun demikian, masyarakat tetap diharapkan kewaspadaannya dan lebih berhati-hati.
"Kita meningkatkan patroli khusus untuk 3C (Curas, Curat, Curanmor), sama kegiatan rutin yang ditingkatkan," kata Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko menanggapi maraknya aksi kejahatan jalanan.
Baca Juga: Buat Heboh dengan Cuitan Dibaptis, Jefri Nichol Ungkap Maksudnya
Untuk memburu pelaku begal yang meresahkan masyarakat, Riko mengatakan, pihaknya juga membentuk tim khusus.
"Kita akan bentuk tim untuk menelusuri itu ada tim khusus, termasuk unit patroli untuk 3C, sudah berjalan," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Imigrasi Sumut Dorong Pencegahan PMI Nonprosedural Lewat 171 Desa Binaan-53 Pimpasa
-
Prabowo Dorong Masyarakat Punya Rekening, BRI Siap Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
-
Ratusan Calon Jemaah Haji Asal Medan Tak Diketahui Keberadaannya Sejak 2010
-
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel Kapal Kargo di Belawan
-
BRI Multiguna Pre-Approved: Solusi Dana untuk Berbagai Kebutuhan