SuaraSumut.id - Sebanyak 17 orang diduga pekerja migran Indonesia (PMI) tanpa dokumen resmi atau ilegal ditangkap TNI AL.
Mereka ditangkap saat melakukan perjalanan dari Malaysia di Perairan Kualuh Sungai Baru Tanjung Balai Asahan, Sumatera Utara.
"Ditemukan di kapal kalok, 17 orang diduga PMI ilegal, nahkoda dan ABK," katanya, melansir Antara, Kamis (20/1/2022).
Ia menjelaskan, awalnya tim melakukan patroli di di perairan Kualuh Sungai Baru. Tim mendapati kapal mencurigakan dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata memuat sejumlah orang.
Dari pemeriksaan awal terhadap nahkoda kapal AM, dirinya diminta oleh oknum N untuk melansir 17 orang PMI ilegal dengan upah Rp 150 ribu per orang.
"Pengakuannya diminta N untuk melansir PMI itu. Ia mendapat upah Rp 150 ribu per orang," ungkapnya.
Pihaknya terus bersinergi dengan pihak kepolisian untuk mengawasi orang keluar masuk dari atau ke wilayah kerja Lanal Tanjung Balai Asahan.
"Terhadap 17 PMI ilegal kami limpahkan ke pihak Imigrasi Tanjung Balai, Polres Asahan dan BP2MI Sumatera Utara," jelasnya.
Baca Juga: Jerit Korban Gempa Pandeglang, Minta Pemerintah Perbaiki Rumah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat
-
Kapolda Aceh Ngaku Tak Tahu Motif Anggota Brimob Gabung Tentara Bayaran Rusia
-
8 Jembatan Bailey Dibangun di Aceh Timur Pascabencana