SuaraSumut.id - Presiden Jokowi mengimbau masyarakat mengurangi kegiatan di pusat keramaian dan menerapkan bekerja dari rumah atau work form home guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.
Menyikapi hal itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, sampai saat ini sistem work from home (WFH) masih berlaku di Medan. Sehingga tidak perlu membuat aturan lagi karena aturan itu masih berlangsung.
"WFH masih ada, cuma persentasenya berubah, di Level l hingga Level IV persentase sudah di atur, jadi WFH itu masih ada," kata Bobby melansir digtara.com--jaringan suara.com, Minggu (23/1/2022).
Bobby mengaku, aturan WFH sudah ada dalam aturan Wali Kota Medan untuk menghindari penyebaran virus covid 19.
"WFH masih ada karena di perwalnya dan surat edaran Wali Kota sudah ada semua," ujarnya.
Bobby menegaskan, bahwa Medan tidak menghilang WFH, hanya saja sesuai kebutuhan PPKM Level 1.
"Aturannya sudah sama semua Medan, WFH itu bukan dihilangkan," tukasnya.
Berita Terkait
-
Sudah Ada 12 Warga Positif Omicron di Banten, Semua Warga Tangerang Raya
-
Gara-gara Varian Omicron, Kemenkes Prediksi Kasus Covid-19 Bakal Cepat Melonjak
-
Dua Pasien Positif Omicron Meninggal Dunia, Kemenkes: Keduanya Komorbid
-
Omicron Masuk Kalbar, Satu Pekerja Migran Indonesia Asal Sulsel Dinyatakan Positif
-
Omicron Jakarta Tembus 1.027 Kasus, Wagub DKI: Kalau Tidak Sangat Penting Jangan Keluar Rumah
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme
-
Imigrasi Sumut Sosialisasikan Rancangan Aksi Perubahan Simpel DBI
-
Effendi Simbolon Soroti Beasiswa LPDP dan KIP Kuliah, Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan
-
Puluhan Santri Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Bungkus saat Acara HSN Pemkab Deli Serdang
-
UHN Bidik Investasi Rp1 Triliun untuk Smart Campus dan Rumah Sakit