SuaraSumut.id - Nelayan Aceh yang tertangkap di Thailand masih ada 19 orang, setelah sebelumnya 28 orang sudah dipulangkan ke Indonesia.
Demikian dikatakan Wakil Sekjen Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek, melansir Antara, Kamis (9/2/2022).
"Untuk nelayan Aceh yang masih berada di luar negeri ada 19 orang lagi, yaitu di Thailand," katanya .
Mereka ditangkap angkatan laut Thailand pada 27 Januari 2022 di kawasan perairan barat Phuket. Pihaknya telah membuat laporan kepada Pemerintah Aceh dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh, PSDKP KKP RI guna dilakukan tahapan advokasi.
"Berdasarkan informasi yang kita terima advokasi terhadap 19 nelayan ini sudah ditangani oleh Konsulat Jenderal (KJRI) Songkhla Thailand," ujarnya.
Untuk diketahui, angkatan laut Thailand menangkap dua kapal ikan Aceh, masing-masing KM Sinar Makmur 05 (14 ABK) dan KM Bahagia 05 (5 ABK).
Sebanyak 19 nelayan tersebut diamankan karena telah melewati batas teritorial laut Thailand. Mereka akan didakwa melakukan pelanggaran UU Keimigrasian dan UU Perikanan.
Saat ini, 19 nelayan Aceh itu sedang menjalani karantina. Di mana 17 orang diantaranya ditempatkan di Phuket Thailand.
Sedangkan terhadap dua lainnya karena masih di bawah umur di tempat penampungan dan rehabilitasi anak.
Baca Juga: Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy S22
Setelah masa karantina selesai, 19 nelayan itu akan ditempatkan di rumah tahanan untuk dilakukan investigasi dengan pendampingan tim KJRI Songkhla.
Berita Terkait
-
Lewati Batas Teritorial, Sebanyak 19 Nelayan Asal Aceh Ditangkap Angkatan Laut Thailand
-
Ribuan Nelayan Semarang Tak Melaut, Stok Serta Harga Ikan di Pasar Naik dan Langka
-
Tinggi Gelombang di Laut Selatan Jawa Barat Capai 6 Meter, BMKG Imbau Nelayan Waspada
-
Nelayan di Sergai Sumut Temukan Mayat Bayi Perempuan dalam Ransel
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan Lewat 8 Kontribusi Utama
-
Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini
-
Gempa NTT Rusak RSUD Manggarai, BNPB Siapkan Rumah Sakit Lapangan
-
Korban Meninggal Akibat Gempa NTT Jadi 53 Orang