- Plt. Kepala BNPB Berton melaporkan 53 orang tewas akibat gempa bumi di NTT pada Minggu (15/8/2026).
- Petugas gabungan mencatat 137 korban luka serta ribuan warga mengungsi akibat kerusakan bangunan fasilitas umum.
- Pemerintah menyalurkan 4.925 paket bantuan logistik dan mengerahkan tim untuk percepatan penanganan darurat di lokasi.
SuaraSumut.id - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali bertambah. Hingga saat ini total korban meninggal menjadi 53 orang.
"Berdasarkan data sementara pada Minggu (15/8/2026), total jumlah korban meninggal dunia mencapai 53 orang," kata Berton SP Panjaitan, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/8/2026).
Sebaran korban teridentifikasi di Kabupaten Manggarai 25 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 1 orang dan Ende 2 orang.
Selain korban meninggal, petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka.
"Total korban luka-luka mencapai 137 jiwa. Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat," ujarnya.
Data sementara menyebutkan bahwa total rumah rusak berat sebanyak 154 unit, rusak sedang 49 unit, dan rusak ringan 38 unit.
"Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas Pendidikan, tempat ibadah, kantor pemerintahan dan sejumlah fasilitas umum lain," ucapnya.
Sementara pendataan warga yang mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Minggu sebanyak 5.488 jiwa mengungsi secara terpusat dan 171 jiwa lainnya mengungsi secara mandiri.
Gempa susulan tercata berjumlah 995 kali dengan gemla yang dalat dirasakan masyarakat sebanyak 46 kali.
BNPB bersama jajarannya menteri lainnya telah tiba di lokasi terdampak untuk mendukung percepatan penanganan darurat.
"Meski fokus utama saat ini adalah pencarian dan pertolongan korban, kebutuhan masyarakat mengungsi juga diupayakan pemerintah," jelasnya.
Sejumlah bantuan telah disalurkan baik melalui jalur darat maupun udara. Bantuan yang telah tiba di antaranya bantuan logistik dari pemerintah pusat yang telah tiba di Maumere dan Labuan Bajo. Total bantuan yang disalurkan mencapai 4.925 paket.
Berita Terkait
-
Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi
-
Peringatan Gempa Bukan Ramalan: Stop Tunggu Bencana untuk Belajar Mitigasi
-
Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT
-
98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT
-
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, DPR Desak Audit Besar-besaran
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
Terkini
-
Pemilik dan Operator Judi Online di Sumut Ditangkap, Raup Keuntungan Ratusan Juta
-
Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat
-
Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak
-
Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh
-
Usai Rampok-Bunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe, Pelaku Sempat Sewa PSK di Medan