SuaraSumut.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Aceh menyebutkan pasien infeksi virus corona bertambah 41 orang pada Kamis (10/2/2022), sehingga pasien infeksi sedang dalam penanganan medis sebanyak 247 orang.
"Hari ini bertambah lagi 41 kasus baru, maka kami imbau masyarakat perlu meningkatkan waspada," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Kamis.
Kasus positif baru tersebut terdeteksi berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan metode Real Time-Polymerase Chain Reacton atau RT-PCR. Dari 41 orang, paling banyak warga Banda Aceh yakni 19 orang dan warga Aceh Besar tujuh orang.
Kemudian warga Aceh Tamiang tiga orang, warga Lhokseumawe dua orang serta masing-masing satu orang warga Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Utara, Aceh Singkil, Bireuen, Nagan Raya, Sabang, Langsa dan Subulussalam.
Selain itu, per hari ini juga terdapat penambahan pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak delapan orang yakni warga Banda Aceh dan Aceh Barat masing-masing tiga orang, serta Aceh Tamiang dan Aceh Besar sama-sama satu orang.
Kedati demikian, Saifullah meminta masyarakat daerah Tanah Rencong itu untuk lebih waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
“Jangan dianggap enteng, satu kasus baru berpotensi menularkan kepada orang lain apabila kontak erat tidak mau diperiksa atau memeriksakan dirinya kepada petugas kesehatan terdekat,” ujarnya.
Secara akumulatif kasus Covid-19 Aceh telah mencapai 38.709 orang, di antaranya pasien telah sembuh sebanyak 36.392 orang, kasus meninggal dunia 2.070 orang, serta kasus aktif sebanyak 247 orang.
Menurut dia, umumnya warga positif Covid-19 itu tidak bergejala atau asimtimatik sehingga hanya membutuhkan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Baca Juga: Rasio Testingnya Masih Rendah, Satgas Minta Jateng dan Jatim Memasifkan Uji Covid-19
“Kita doakan penderita Covid-19 yang sedang menjalani perawatan segera sembuh,” katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Viral 'Rayap Besi' di Medan Nekat Tantang Polisi Duel, Tak Terima Ditegur Curi Kabel
-
Komisi XIII DPR RI Dorong Penguatan Pengawasan Keimigrasian Sumut dan Rencana Kantor Baru
-
Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar
-
BRI Jaga Kepercayaan Investor Lewat Program Buyback Saham dan Fundamental yang Kuat
-
TNI AL Gerebek Pesta Sabu di Tengah Laut, 6 Awak Kapal Ikan Ditangkap