SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution melakukan berbagai upaya untuk membuat UMKM naik kelas. Salah satunya adalah berusaha agar Pemkot Medan bisa memiliki Kartu Kredit Pemerintah (KKP). Tujuannya agar transaksi antara pemerintah dengan pelaku UMKM bisa lebih cepat sehingga modal UMKM dapat berputar lebih cepat.
Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, Zulkarnain Lubis mengatakan, KKP ini merupakan instrumen belanja yang bisa digunakan bendahara di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). KKP ini memfasilitasi percepatan transaksi keuangan di tingkat OPD, antara bendahara pengeluaran ataupun pejabat pengadaan dengan pihak-pihak ketiga sebagai penyedia barang dan jasa.
"KKP ini juga memberikan kemudahan adminsitratif. Jadi melalui KKP yang diberikan kepada bendahara pengeluaran, maka transaksi keuangan barang dan jasa yang diperlukan di tingkat OPD, itu lebih mudah dilakukan. Tidak perlu menunggu proses adminsitratif sebelumnya," katanya, dalam keterangan yang diterima, Minggu (27/2/2022).
Untuk itu, kata, Zulkarnain, penggunaan KKP ini sangat mendukung upaya peningkatan UMKM. KKP ini membuat pemerintah dapat bertransaksi langsung dengan pelaku UMKM.
"Selain itu, KKP ini tentunya sekaligus mendorong pelaku UMKM beralih dari transaksi tunai ke non tunai," ujarnya.
Dalam penggunaannya, kata Zulkarnain, bendahara memegang kartu yang keluarkan oleh pihak bank yang menjadi mitra kerjasama Pemkot Medan. Sebelumnya, bank mitra kerjasama terlebih dahulu mengisi dana belanja pada kartu tersebut.
Selanjutnya, pembayaran kepada bank mitra kerjasama dibebankan kepada APBD melalui uang persediaan yang dialokasikan ke semua bendahara pengeluaran. Saat ini BPKAD Medan sedang menyusun rancangan peraturan Wali Kota yang mengatur tentang penggunaan kartu kredit pemerintah itu.
"Perwal ini akan mengatur penganggaran di kartu itu bagaimana, kerjasama dengan banknya bagaimana, sampai kepada sisi pertanggungjawaban," ungkapnya.
Selain persiapan regulasi, kata Zulkarnain, pihaknya juga melakukan penjajakan terhadap bank-bank yang dapat dijadikan mitra kerjasama.
Baca Juga: Hasil Liga Inggris: Manchester United Ditahan Imbang Watford Tanpa Gol
"Tentunya yang kita akan mencari bank yang paling siap dan cepat," tukasnya.
Berita Terkait
-
Kemendagri dan LKPP Sepakat 40% Belanja APBD Harus Berasal dari Produk UMKM
-
Mendagri: Toko Daring dan e-Katalog yang Dikembangkan LKPP Dorong Kemajuan UMKM
-
Sebanyak 180 Ribu UMKM Baru Lahir di Kota Bandung Selama Masa Pandemi COVID-19
-
Harga Lapak Naik dari Rp 300 Ribu Jadi Rp 1 juta Lebih, Pedagang UMKM Mandalika Mengeluh Sepi
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG
-
Tak Jera, IRT di Medan Kembali Jual Ganja Padahal Baru Keluar Penjara
-
Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap
-
500 Lebih Atlet Bertanding di AHY Cup 2026, Lokot Nasution Dorong Tenis Meja Sumut Naik Kelas
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Bantu Pedagang Lepas dari Rentenir