Suhardiman
Kamis, 03 Maret 2022 | 16:31 WIB
Pemerintah Diminta Bangun Pelabuhan Ekspor CPO di Aceh. [Antara]

SuaraSumut.id - Pemerintah diminta untuk membangun pelabuhan ekspor minyak sawit mentah (calm palm oli/CPO) di Aceh. Mengingat potensi kelapa sawit Aceh sangat besar dalam upaya mensejahterakan masyarakat.

"Ini supaya harga sawit di tingkat petani di Aceh tidak jauh berbeda dengan petani lain di luar Aceh," kata Sekretaris Apkasindo Aceh Fadhli Ali, melansir Antara, Kamis (3/3/2022).

Saat ini harga CPO dan tanda buah segar (TBS) kelapa sawit sedang tinggi dibandingkan beberapa pekan terakhir.

Di Provinsi Jambi, harga TBS yang ditetapkan pemerintah Rp 3.900 per kilogram untuk kelapa sawit usia 10-20 tahun.

Di Sumatera Utara harga TBS mencapai Rp 4.000 per kilogram, sedangkan di Aceh, harga TBS yang ditetapkan pemerintah Rp 3.271 per kilogram.

Dari tahun ke tahun, kata Fadhli, hasil pertanian Aceh selalu diekspor melalui Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara.

Sehingga dengan adanya pelabuhan ekspor di provinsi paling barat Indonesia itu akan berdampak terhadap penambahan pendapat daerah.

Apalagi ke depan pemerintah pusat mengusulkan dana bagi hasil dari pungutan ekspor CPO, yang tentunya juga dapat menambah pendapatan daerah.

Baca Juga: Marc Marquez Takut Buta, Kini Kapok Latihan Motocross

Load More