SuaraSumut.id - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan mayoritas publik menolak wacana penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo.
Survei dilakukan 25 Februari hingga 1 Maret 2022. Survei melibatkan 1.197 responden dengan margin of error kurang lebih 2,89 persen.
Direktur LSI Djayadi Hanan mengatakan, mayoritas 68-71 persen dari total 1.197 orang menolak perpanjangan masa jabatan presiden. Sehingga Jokowi harus mengakhiri kepemimpinannya pada 2024 sesuai aturan konstitusi.
"Hasil survei yang sama juga menunjukkan 64 persen dari 1.197 responden setuju pemilihan umum tetap digelar pada 2024, meski masih dalam situasi pandemi Covid-19," katanya melansir Antara, Kamis (3/3/2022).
Responden yang pro demokrasi dan pro pembangunan ekonomi punya kesamaan pandangan soal wacana menunda Pemilu 2024. Mayoritas responden dari dua kelompok itu menolak wacana tunda Pemilu 2024.
"Berdasarkan temuan survei maka penundaan Pemilu ditolak oleh mayoritas warga, khususnya yang tahu dengan wacana tersebut. Meskipun saat ini banyak warga yang belum tahu, namun mereka juga besar penolakannya jika diberi pilihan," ujarnya.
"Artinya, semakin gencar wacana penundaan disuarakan oleh elite politik, maka semakin banyak warga yang tahu, dan akan semakin kuat pula penolakan warga terhadap perpanjangan masa jabatan atau penundaan Pemilu ini," sambungnya.
Untuk itu, LSI menyarankan para elite politik mengakhiri wacana dan polemik menunda Pemilu 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Wacana Penundaan Pemilu 2024, Surya Paloh Prediksi Akan Begini
-
Surya Paloh Ramal Usulan Elite Parpol Gulirkan Pemilu 2024 Ditunda Segera Kandas: Game is Over!
-
Dua Pimpinan DPR di Jatim Hari Ini: Puan Borong Pisang, Muhaimin Motivasi Kadernya Menangi Pemilu 2024
-
Pengamat Nilai Penundaan Pemilu 2024 Dalih Parpol Naikkan Posisi Tawar Dapatkan 'Posisi Aman' sebagai Cawapres
-
Muncul Dukungan Penundaan Pemilu, Pengamat Politik: Dalih Parpol Naikkan Posisi Tawar
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba
-
7 Makanan-Minuman yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur, Bisa Bikin Susah Terlelap
-
6 Penyebab Tagihan Paylater Membengkak, Nomor 5 Sering Bikin Terjebak
-
Waspada! Suara Sound Horeg Berisiko Turunkan Pendengaran
-
Gawat! Anggota Polres Tanjungbalai Diduga Mesum Digerebek Warga