SuaraSumut.id - Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah optimis bahwa Sumatera Utara dapat mencapai target penurunan angka stunting sebesar 14 persen di 2024.
"Saya yakin dan percaya kalau kita bergerak sesuai dengan ketentuan yang telah disusun dan kerja sama yang baik. Kita optimis target itu bisa terlaksana," katanya, melansir medanheadlines.com--jaringan suara.com, Selasa (8/3/2022).
Pria yang akrab disapa Ijeck ini mengaku, target kasus stunting harus turun 14 persen untuk Sumut dan juga nasional pada Juli 2024.
Selain itu, kata Ijeck, stunting memang harus jadi prioritas sebagai upaya mempersiapkan generasi penerus yang lebih baik.
"Dalam kaitan ini, bukan hanya soal gizi, tapi lingkungan atau sanitasi harus diperhatikan. Jadi semua instansi terkait harus sama-sama bekerja," harapnya.
Kepala Perwakilan BKKBN Sumut M Irzal menambahkan, BKKBN telah siapkan sebanyak 30.969 pendamping keluarga yang akan disebar di seluruh kabupaten/kota di Sumut.
"Tim pendamping keluarga ini adalah bidan, kader KB, dan anggota PKK di desa yang telah dilatih. Mereka akan mendampingi keluarga-keluarga yang berisiko stunting," tukasnya.
Berita Terkait
-
Imunisasi Dasar Lengkap Bisa Cegah Anak Stunting, Jangan Sampai Terlewat Ya Bunda!
-
PPI Tuntaskan Program Tahap Kelima Pengentasan Stunting di NTB
-
Angka Stunting di Lampung Tahun 2021 Menurun
-
Dinkes Lampung Catat Angka Stunting di Lampung Menurun Tahun Lalu
-
Pemprov Kaltim Bentuk Tim Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting: Amanat Perpres
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Status Gunung Sorik Marapi Madina Naik ke Level Waspada, Jalur Pendakian Ditutup Sementara
-
Kecelakaan di Padangsidimpuan, Pengendara Betor Tewas Usai Tabrakan dengan Bus ALS
-
Tips Jitu Smart Spending untuk Gaya Hidup Hemat di Era Digital
-
Kayu Hanyutan Banjir di Aceh-Sumut Dimanfaatkan Jadi Material Huntara Warga Terdampak Bencana
-
Eks Kadis BPSDM Aceh jadi Tersangka Korupsi Beasiswa dan Ditahan