SuaraSumut.id - TNI AL mengamankan puluhan pria dan wanita yang berasal dari Sumatera Selatan (Sumsel) hingga Nusat Tenggara Barat (NTB).
Mereka merupakan calon pekerja migran (PMI) ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia. Ada 23 orang PMI Ilegal yang diamankan pada Selasa (15/3/2022) sekitar pukul 04.30 WIB. Rinciannya 12 orang pria dan 11 orang wanita.
Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang mengatakan, awalnya tim mendapat laporan bahwa ada PMI ilegal yang akan diberangkatkan menggunakan kapal kayu melalui perairan Bagan Asahan, Senin (14/3/2022).
Petugas lalu melakukan pengintaian dan penyisiran. Tim menghentikan laju kapal kayu tanpa nama yang dicurigai membawa PMI ilegal itu.
"Kapal itu diawaki empat orang dan mengangkut 23 orang PMI ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia," katanya melansir Antara.
Hasil pemeriksaan awal terhadap awak kapal diketahui Nakhoda bernitial AS, kepala kamar mesin A dan ABK berisial B dan S.
"Para PMI ini berasal dari Kota Tanjung Balai, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Pulau Jawa, NTT dan NTB. Proses lebih lanjut mereka akan diserahkan ke Imigrasi dan BP2PMI," katanya.
Nakhoda dan ABK kapal bisa dijerat Undang-Undang Pelayaran. Pihaknya terus berkomitmen menjaga keamanan laut, termasuk dari upaya pengiriman PMI ilegal yang dilakukan oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: 3 Kabupaten Dilanda Banjir dan Longsor, BPBD Jateng Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jangan Anggap Aman! Vape Ternyata Punya Risiko Serius bagi Kesehatan
-
Empat Orang Ditangkap Terkait Dugaan Fasilitasi Jarimah Zina Online di Aceh Barat
-
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
-
Pecatan TNI Gadaikan 13 Mobil Rental di Dairi untuk Berjudi, Modus Kampanye Pilkades
-
Driver Taksi Online Dirampok Lalu Jasadnya Dibuang ke Asahan, 2 Pelaku Ditangkap dan Ditembak