SuaraSumut.id - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat, ada 4,6 juta pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal yang juga bekerja di luar negeri. Sedangkan 4,4 juta PMI Legal bekerja dengan penempatan di sejumlah negara.
Demikian dikatakan Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam rapat kordinasi terbatas sosialisasi Undangan-undangan Nomor 18 tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, di Medan, Rabu (9/3/2022).
"Ada 4,4 juta Pekerja Imigran Indonesia data yang kami miliki by name by address. Siapa mereka dan sedang bekerja di mana mereka. Bekerja negara di mana saja atau negara apa saja. Pekerjaan apa yang mereka lakukan dan berapa besar gaji mereka terima dan sektor pekerjaan apa saja mereka dan tinggal di mana saja. itu data kami miliki," katanya.
Benny mengatakan, pihaknya tengah fokus dalam penanganan PMI ilegal dan melakukan upaya hukum dalam penindakan kepada mafia atau agen penyalur PMI ilegal.
"Di luar itu ada 4,6 juta PMI tidak memiliki dokumen (ilegal) atau penempatan ke negara-negara secara ilegal. Dengan aparat hukum dimiliki jangan kalah dengan sindikat penempatan PMI ilegal," katanya.
Sepanjang Januari hingga pekan pertama Maret 2022, kata Benny, Polda Sumut dan TNI Angkatan Laut di telah menggagalkan 14 kali penyelundupan PMI ilegal.
"Dilakukan pencegahan sebanyak 14 kali dan penyelamatan 489 anak-anak bangsa," jelasnya.
Benny juga mengungkapkan, dalam kurun waktu lima tahun jumlah PMI legal asal Sumatera Utara ada 36.845 orang yang bekerja di sejumlah negara.
Ada lima daerah penyumbang PMI legal di Sumut, yaitu Kota Medan, Deli serdang, Simalungun, Langkat dan Serdang Begadai.
Baca Juga: SBM ITB Berhenti Beroperasi, Mahasiswa Diminta untuk Belajar Mandiri
"Penempatan terakhir yang resmi berada diangka 36.845 PMI dari Sumut dalam negara-negara penempatan. Jadi rata-rata per tahun 7.368 orang bekerja ke luar negeri secara resmi," katanya.
Sedangkan pekerjaan favorit bagi PMI legal asal Sumut, yakni operator, konstruksi, perkebunan, cleaning service dan tata pelaksana rumah tangga.
"Keren dibandingkan daerah-daerah sektor informal. Sumatera Utara justru bekerja formal. Negara dan BP2MI Serius dalam penempatan pekerja formal," ucap Benny.
Benny menambahkan permasalahan penyaluran PMI Ilegal ini, sangat komplek ditemukan di lapangan. Untuk itu, BP2MI mengandeng TNI/Polri, Kejagung, Kemenkopolhukam dan Kemenlu untuk melakukan tindakan hukum terhadap mafia penyaluran PMI ilegal.
"Tanggung jawab semua ini, merupakan era kolaborasi. Karena di lapangan (masalah) kompleks. Ini hadapi semua daerah, bukan saja di Sumatera Utara," tambahnya.
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengatakan warga Sumut menjadi PMI ilegal berjumlah 46 ribu orang yang bekerja ke luar negeri. Jumlah besar itu diketahui saat puluhan ribu PMI ilegal di deportasi saat pandemi Covid-19 sejak tahun 2020.
Tag
Berita Terkait
-
43 PMI Telantar di Kamboja, Perusahaan Tak Kooperatif Sulitkan Penanganan KBRI
-
Soal PMI Ilegal di Ukraina, Ini yang Akan Dilakukan Oleh BP2MI Bali
-
PMI Asal Bali yang Bekerja di Ukraina Tiba di Pulau Dewata, Kisahkan Dihantui Ketakutan Perang
-
Jumlah Warga Batam yang Diisolasi di RSKI Galang Tersisa 9 Orang, Pasien PMI 334 Orang
-
Polisi Tangkap 5 Pelaku Penyelundup Puluhan PMI Ilegal di Sumut
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
-
7 Rekomendasi HP Baterai Jumbo Paling Murah di Bawah Rp3 Juta, Aman untuk Gaming
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
Terkini
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja
-
Warga Bandar Tarutung Tapsel Berjuang Atasi Jalan Berlumpur Pascabanjir, Aktivitas Ekonomi Tersendat