SuaraSumut.id - Polisi didesak untuk mengusut diduga aksi penganiayaan terhadap anggota salah satu ormas di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).
Hal itu dikatakan oleh Ketua DPD salah satu ormas Madina, Samsuddin Lubis, dlaam keterangan yang diterima, Jumat (18/3/2022).
"Usut tuntas aksi penganiayaan itu. Kita mau hukum ditegakan setegak tegaknya di negeri ini. Semua sama dimata hukum jangan pilih-pilih," kata
Ia mengatakan, peristiwa terjadi saat mereka memasang patok batas lahan. Saat itu terjadi ketegangan hingga penganiayaan.
Dirinya berjanji akan terus mengawal aksi penganiayaan ini hingga tuntas dan berketetapan hukum.
"Polisi jangan main mata. Kita akan terus kawal dan pantau hingga kasus ini. Para pelaku harus ditangkap," ujarnya.
Dirinya juga meminta agar Bupati, Ketua DPRD Madina dan Gubernur Sumut segera turun tangan mengatasi konflik lahan tersebut.
Berita Terkait
-
Pelaku Penganiayaan Menewaskan Pria Malang Menyerahkan Diri, Kuasa Hukum Sebut Kliennya Dipukul Duluan
-
Kuasa Hukum Irjen Napoleon Minta Kasus Penganiayaan Terhadap M Kece Diselesaikan Lewat Restorative Justice
-
Kemarin Masih Ramai Penembakan Herman, Kasus Bambang Suryo, Sampai Penganiayaan Tewaskan Pelajar SMP Mojokerto
-
PN Jaksel Gelar Sidang Perdana Kasus Penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte Kepada Muhammad Kece
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun