SuaraSumut.id - PT KAI Divre I Sumut menetapkan hak reduksi atau potongan harga tiket kereta api bagi kelompok penumpang, termasuk penumpang lanjut usia (lansia) yang berusia 60 tahun atau lebih.
Khusus untuk lansia, besaran reduksi yang telah ditetapkan yaitu 20 persen untuk semua kelas (kecuali kelas luxury) dan berlaku setiap hari.
"Kita memberikan reduksi tarif sebagai apresiasi bagi pelanggan dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan," kata Manager Humas PT KAI Divre I SU, Mahendro Trang Bawono, Senin (21/3/2022).
Kelompok pelanggan lain yang mendapatkan hak reduksi tarif kereta api, yaitu anggota Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), TNI, Polri, dan wartawan dengan besaran dan ketentuan reduksi yang beragam.
Ia mengatakan, masyarakat yang hendak memanfaatkan tarif reduksi harus melakukan
registrasi di customer service stasiun atau loket stasiun, jika di stasiun tersebut tidak memiliki layanan customer service.
"Masyarakat diharuskan membawa bukti identitas asli atas hak reduksi yang masih berlaku," katanya.
Bagi lansia, kata Mahendro, dokumen yang harus ditunjukkan adalah KTP asli dari calon pelanggan. Registrasi juga dapat diwakilkan dengan syarat tambahan yaitu membawa pas foto terbaru pelanggan yang akan didaftarkan.
"Registrasi dilakukan paling lambat tiga jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api. Registrasi cukup dilakukan sekali saja sampai berakhirnya masa reduksi pelanggan yang bersangkutan," katanya.
Jika masa reduksi sudah habis dan menginginkan hak reduksi kembali, maka wajib dilakukan registrasi ulang.
Baca Juga: Viral Video Polisi Interogasi Ibu yang Gorok 3 Anaknya di Brebes, Begini Respon Netizen
Seperti perjanjian kerja sama antara TNI/Polri dengan KAI yang habis masa berlakunya atau surat tugas peliputan bagi wartawan yang sudah kedaluwarsa.
Mahendro mengatakan, pemberian tarif reduksi ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang ingin bepergian dengan tarif yang lebih terjangkau dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
Berita Terkait
-
Aturan Vaksin dan Tes COVID-19 Dicabut, Jumlah Penumpang Kereta Api Meningkat
-
Setelah Hampir Vacum Selama Pandemi, Kini Kabar Baiknya Kereta Api Rute Banyuwangi-Yogyakarta Kembali Dibuka
-
Cegah Kecelakaan, Warga Lamongan Memasang Palang Pintu di Perlintasan Kereta Api Memanfaatkan Barang Bekas
-
BPKA Sulsel Datangi Andi Sudirman Untuk Konsultasi Penetapan Lokasi Stasiun Kereta Api di Parangloe
-
Telpon Jokowi, Presiden China Bahas Soal Proyek Kereta Api Cepat hingga Krisis di Ukraina
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
Terkini
-
Pemilik dan Operator Judi Online di Sumut Ditangkap, Raup Keuntungan Ratusan Juta
-
Jenderal Suyudi Dilantik Jadi Kapolri, AMS XII Harap Polri Semakin Dekat dengan Rakyat
-
Sopir Truk di Medan Jadi Korban Begal, Uang dan HP Digasak
-
Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh
-
Usai Rampok-Bunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe, Pelaku Sempat Sewa PSK di Medan