SuaraSumut.id - Mahasiswa tergabung dalam LMND Eksekutif Kota Lhokseumawe-Aceh Utara meminta pemerintah menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Koordinator aksi M Fahridzi mengaku tuntutan itu merupakan aspirasi masyarakat terkait sejumlah kebijakan pemerintah yang dinilai semakin berpihak terhadap kepentingan oligarki.
"Banyak kebijakan pemerintah saat ini yang membuat gaduh masyarakat," katanya, melansir Antara, Senin (28/3/2022).
Peraturan terkait penetapan harga minyak goreng yang diterbitkan Kementerian Perdagangan RI mengakibatkan harga minyak semakin tidak terkendali.
"Kami meminta kepada pemerintah agar dapat menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadhan, terutama untuk harga minyak goreng," katanya.
Ia juga meminta Kementerian Perdagangan RI segera mencabut Permendag Nomor 11 Tahun 2022 dan kembali pada Permendag Nomor 06 tahun 2022 tentang penetapan harga minyak goreng.
Pihaknya juga mendesak pemerintah mengesahkan RUU TPKS menjadi undang-undang.
"Kami juga mendesak Pemerintah Aceh serius dalam menyelesaikan kasus diskriminatif terhadap wartawan di Aceh," tukasnya.
Baca Juga: Manchester City Segera Sodorkan Kontrak Baru untuk Rodri
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Korban Banjir Pidie Jaya Masih Bertahan di Tenda Pengungsian, Huntara Tak Kunjung Jelas
-
BMKG Peringatkan Gelombang Laut Tinggi di Sumut hingga 2,5 Meter, Nelayan Diminta Waspada
-
Anggota Brimob Polda Aceh yang Gabung dengan Tentara Bayaran Rusia Kini Dipecat
-
Anggota Brimob Polda Aceh Gabung dengan Tentara Bayaran Rusia Usai Desersi
-
OYO Laporkan Pengelola Hotel ke Polda Sumut, Diduga Langgar Perjanjian dan Ganggu Operasional